Tiga Orang Pelajar Dibacok Pria Gangguan Jiwa, 1 Orang Meninggal

Bima, Tribun Sumbawa – Pada hari Rabu tanggal 06 Oktober 2021 sekitar pukul 11.45 wita bertempat di Rt. 07 Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima telah terjadi kasus penganiayaan berat yang menyebabkan Pelaku dan Korban meninggal dunia.

Pada awalnya ketiga korban sedang duduk di rumahnya dan lagi nonton Tv dan datang pelaku an. Sukardin yang kebetulan Kos di kediaman bapak Ismail samping rumah korban, pelaku sambil membawa parang dan tiba -tiba langsung mengamuk dan kemudian memukul dan menebas korban.

sehingga korban mengalami luka di leher  dan putus tangan kanan mengakibatkan korban (saudari ante) meninggal dunia di tempat sementara itu kakak korban yg bernama Sadam dan Mulyadin yang mau menyelamatkan adiknya juga ikut di tebas dengan parang oleh pelaku sehingga Sdr Sadam dan Sdr Mulyadin mengalami luka di bagian tangan, sehingga masyarakat Desa Sondosia membantu mengamankan Pelaku yg masih memegang Senjata tajam berupa parang 

Pukul 12.00 wita Anggota Jaga Polsek Bolo yang dipimpin oleh KSPKT 3 Bripka Suhendra untuk membantu warga mengamankan Pelaku Sdr Sukardin yg masih memegang Senjata Tajam berupa parang. Bripka Suhendra pun melakukan Negosiasi dengan Pelaku sehingga pelaku mau menyerahkan Senjata Tajam berupa Parang kepada Bripka Suhendra setelah itu pelaku menyerahkan parang kepada Bripka Subendra dan Pelaku di bawa menuju ke arah jalan Raya untuk menghindari masa. Karna memank masyarakat sudah memadati lokasi dimana korban mengamuk. pada saat itu Masyarakat sudah banyak dan melakukan pelemparan ke arah Pelaku yg sedang di peluk oleh Bripka Suhendra sehingga Bripka Suhendra terkena lemparan batu oleh maayarakat di bagian kepala bagian belakang. Pelaku langsung berontak serta merampas Senjata Api jenis Revolver milik Bripka Suhendra serta dan meronta melepaskan diri dari pelukan Bripka Suhendra posisi pada saat itu sudah di jalan Raya depan RSUD Sondosia 

Pelaku yang sudah menguasai Senjata Api milik Bripka Suhendra dan langsung melakukan tembakan ke arah Bripka Sehendra sehingga Bripka Suhendra mengalami luka tembak sebanyak 1 kali mengenai Lengan tangan kanan dan Bripka Suhendra terjatuh di aspal sehingga anggota yang lain melakukan Penembakan peringatan ke arah pelaku namun pelaku tetap melakukan penembakan sampai habis peluru, setelah itu Pelaku terjatuh akibat di tembak dan dilempar oleh Massa dan Anggota Polsek Bolo langsung mengamankan Senpi Bripka Suhendra di tangan pelaku dan membawa pelaku ke ruang IGD RSUD Sondosia dan sampai dipintu gerbang dihalangi oleh Massa sehingga masyarakàt melakukan pemukulan terhadap Pelaku yang menyebabkan Pelaku meninggal dunia di Halaman RSUD Sondosia.

Bripka Suhendra yg mengalami luka Tembak dan luka di kepala akibat pelemparan oleh massa dilakukan evakuasi di Ruang IGD RSUD Sondosia dan di rujuk ke RSUD Bima akibat luka tembak di lengan kanan.

Saat pelaku diamankan, massa kemudian melakukan penghadagan dan menyerag pelaku. Pelaku pun tewas di halaman rumah sakit. 

Kepala Desa (Kades) Sondosia, Jauhari Irfani saat di RSU Sondosia membenarkan peristiwa pembacokan dilakukan Sukardin terhadap tiga warga itu. Dirinya mengetahui setelah mendapat informasi dari aparaturnya. 

“Pasca ada info itu langsung ke rumah para korban untuk memastikan kondisi saat itu dan melihat salah satu korban sedang sekarat,” tutur Kades.

Jauhari mengaku belum mengetahui pasti motif dari kejadian itu. 

“Saya tidak berani mengatakan apa motif dari peristiwa ini. Yang jelas telah terjadi pembacokan,” ungkapnya. (TS/IM)

007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ambil Langkah Cepat, Bupati Bima Jenguk Korban Pembunuhan di Desa Sondosia

Rab Okt 6 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Pasca terjadinya kasus pembacokan di RT 07 Desa Sondosia oleh Pelaku S (50 tahun) yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa Yanti (12 tahun) dua orang lainnya luka-luka yaitu Nursada dan Mukmin, Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri SE didampingi Staf Ahli Bupati Drs. Ishaka, Iwan Setiawan SE dan […]