Terkait Pemindahan PKL Serasuba,PKL Serauba Datangi DPRD

BIMA,TRIBUN

Yang tergabung dalam Pelaku Pedagang Pasar Serasuba PKL serasuba melakukakn audensi di kantor dewan kota bima (13/3) di Aula DPRD Kota Bima,terkait masalah pemindahan PKL Serasuba.

PKL Lapangan Serasuba,yang bakal dipindah di sekitar Padolo 3. Menunai protes Pelaku Pedagang Pasar Serasuba Pasalnya,tidak adanya kejelasan yang tepat terkait pemindahan itu dan tempat untuk berdagangpun belum disediakan oleh Dinas Koperindak.

“Permasalah isi perda itu apa sih serta Perwali karna kami tidak terlalu paham dengan isinya, mohon di jelaskan hasil rapat yang kemarin juga.dan PKL mendapatkan ijin dari pemerintah serta adakah biaya dari ijinya itu dan tempat pindahnya juga sudah ada atau belum dan dimana posisinya kami minta kejelasan dari Dinas Koperindag,”ungkap Ramdan Selaku Koordinator PKL Serasuba.

Selama berjalannya audensi antar PKL Serasuba,Kadis Koperindag dan Anggota Dewan Kota Bima itu tidak timbul ketegangan di lokasi rapat.Karna PKL (Pedagang Kaki Lima) bisa memahami dan menerima jawaban yang di Paparkan oleh Dinas Koperindag.

Selaku Kadis Koperindag Kota Bima Nurjanah S.sos banyak menjawab setiap pertanyaan yang dipaparkan oleh PKL Serasuba.

“Untuk isi Perda dan perwali kyaknya PKL sudah tau isinya. Pemindahan yang kami lakukan ini guna untuk ketertiban PKL di serasuba yang menggunakan trotoal dan di bahu jalan tidak boleh di jadikan tempat jualan terkhususnya di Lapangan Serasuba.dan rencananya akan dipindahkan di padolo 3 sampenya di lintas TPI dan untuk waktu serta lokal untuk PKL Serasuba yang akan pindah kami melakukan rapat kembali dan jawabannya akan keluar secepatnya,”Papar Nurjanah.(ts/man)

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Obat Keras Berlingkaran Biru dan Merah Masih Dijual Bebas di Dompu

Rab Mar 15 , 2017
DOMPU,TRIBUN Obat keras sejenis amoksilin, asamfenamat dan tramadol masih dijual secara bebas oleh pemilik kios-kios di Kabupaten Dompu. Padahal, obat berlingkaran biru dan merah ini hanya boleh dijual oleh apotik atau toko obat berijin. Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan SKM, MPPM yang dikomfirmasi, Selasa (14/3) kemarin […]