Seorang Pria Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Cat Ruko

Kota Bima, Tribun Sumbawa – Personil Polsek Rasanae Barat, Sabhara Polres Bima Kota, Damkar Kota Bima, dan dibantu oleh warga. Akhirnya, berhasil mengevakuasi mayat seorang pekerja yang tersengat listrik. Di sebuah Ruko yang bearada di Lingkungan Sarata Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima Nusa Tenggara Barat. Selasa, (6/4/2021).
Proses evakuasi sempat terhambat, diakibatkan tingginya lokasi posisi korban dan kerumunan warga yang menyaksikan mayat pria bernama Eko Susanto warga Bina Baru Kelurahan Dara, yang tengah bekerja mengecat sebuah Ruko milik warga di Sarata Kelurahan Paruga tersebut.

“Saat evakuasi dibutuhkan waktu lama, karna posisi korban berada di ketinggian sebuah ruko yang berlantai dua. Serta harus membubarkan masyarakat dulu baru bisa mulus mengevakuasi korban ini,” ungkap Kapolsek Rasbar Polres Bima Kota AKP Hamzah melalui Kanit Reskrim IPDA Dediansyah S.E Kepada wartawan Tribun.

Setelah berhasil diturunkan, oleh Personil Polsek Rasbar, Tim Sabhara, dan petugas Damkar serta dibantu oleh Warga. Langsung mengevakuasi korban ke RSUD Bima dengan mobil ambulance untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal.

“Pemilik toko sempat kelimpungan mencoba menyelamatkan serta mengevakuasi mayat korban, namun berhasil diminimalisir setelah personel Polsek Rasanae Barat, Tim Sabhara, Damkar, dan warga,” tambah Kanit Reskrim.

Ikbal warga sekitar yang saat itu berada di TKP menceritakan, peristiwa terjadi sambil mengurai kerumunan masa polisi langsung menelepon PLN dan Damkar meskipun sebelumnya pemilik rumah sudah mematikan meteran listrik di rumahnya.

Sebagai keterangan yang jelas, Saat itu korban tengah mengecat toko dan menaiki atap rumah warga di dekatnya sebagai pijakan. Beberapa menit kemudian, terdengar suara teriakan korban yang membuat warga berdatangan.

“Diduga akibat terpeleset karna menginjak atap rumah yang rapuh saat korban sementara mengecat, akhirnya Korban tersengat listrik milik PLN. Takut tersengat listrik warga lain tidak ada yang berani mengevakuasi korban hingga petugas PLN dan Personil Kepolisian datang dan langsung mengevakuasi korban,” jelas Ikbal. (TS/IM)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

“‘Muna Ro Medi’ dan ‘Rimpu Mbojo’, Tenun Kearifan Lokal Dibuktikan Oleh Wanita Mbojo

Kam Apr 8 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Wanita Bima dengan Kemampuan “Muna Ro Medi” dan Ekspresi Islam dalam “Rimpu Mbojo” Tenunan menjadi, salah satu kebanggaan masyarakat Bima. Tahukah kalian, proses menenun membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Butuh kreativitas, konsentrasi dan ketelitian yang tinggi. Dahulunya, Perintah adat dipatuhi oleh seluruh wanita Mbojo sampai Tahun […]