Sedang Berkendara, 2 Pemuda Jadi Korban Panah OTK

Kota Bima, Tribun Sumbawa – Muliadin dan Jaharudin masing-masing berstatus pelajar, warga dari Kecamatan Monta Dan Woha Kabupaten Bima. Kedua Pemuda tersebut, menjadi korban busur panah dari OTK (orang tidak dikenal), Sabtu (20/03/2021) sekitar 22.15 wita. TKP (tempat kejadian perkara) bertempat cabang kampung Sumbawa Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

Salah seorang beridentitas Mulyadi 15 (tahun) status pelajar, warga Desa Baralau Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Dibusur oleh orang yang tidak dikenal dengan menggunakan panah, bertempat di jalan 2 jalur Kelurahan Paruga tepatnya di depan Rusunawa.

Menurut keterangan warga yang ada di TKP Sangker, bahwa Pada saat korban Mengendarai SPM di TKP dan berboncengan dengan saudara Ramadan. Kemudian dikejutkan dengan kedatangan pelaku yang datang dengan tiba-tiba sambil melepaskan panah ke arah korban, sementara itu pelaku langsung kabur melarikan diri dan korban dilarikan ke PKM paruga untuk mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan saudara Jahrudin mengenai Kepala bagian Dahi dan nancap anak panahnya, karena sdr Muliadi dan saudara Jahrudin terkena panah maka temannya langsung melarikan korban Jahrudin ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan. “Atas kejadian tersebut korban (Mulyadi) mengalami luka pada pergelangan tangan kanan serta melaporkan kasus tersebut di Polsek Rasanae Barat,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Rasanae Barat AIPDA Dediansyah S.E saat dihubungi melalui saluran selulernya oleh awak media Tribun Sumbawa membenarkan, bahwa atas peristiwa tersebut serta diduga Para pelaku di sinyalir berasal dari kelurahan Tanjung yang sengaja melakukan aksi tersebut, dan membuat beberapa pengandara merasa tidak nyaman.

Dikhawatirkan Akan terjadi aksi balas dendam dari pihak keluarga korban terhadap warga yang berada di sekitar TKP, sehingga perlu dilakukan penggalangan terhadap keluarga korban untuk menyerahkan kasus tersebut di proses secara hukum. Mendatangi TKP Evakuasi korban ke PKM, Amankan BB Meminta keterangan saksi-saksi yang berada di TKP.

Atas kejadian tersebut Banbinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Tanjung beserta 1 regu Patroli tiba di TKP untuk mengamankan TKP dan membubarkan warga yang datang melihat kejadian tersebut. “Dan saat ini TKP aman terkendali serta terjadinya kasus pemanahan tersebut, karena Motifnya pelaku memanah Belum diketahui Dan Pelaku Masi dalam Penyelidikan. Dan cepat atau lambat pasti pelaku akan kami amankan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Rasbar. (TS/IM)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung di Pelabuhan Sape

Ming Mar 21 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Minggu Siang, (21/03/2021) Sekitar pukul 12.15 wita, teah ditemukan sosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki di sekitar perairan pelabuhan sape. Atas penemuan tersebut, kepolisian masih melakukan pendalaman. Pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang memperbaiki mesin bagangnya. Mayat tersebut dikira sebuah boneka yang mengapung, […]