“Pesta Miras dan Positif Konsumsi Narkoba” Pelajar SMP dan SMA di Dompu Diciduk Babinkantibmas dan Babinsa

DOMPU,TRIBUN

    Kelakuan para Anak Baru Gede (ABG) yang masih duduk di bangku sekolah SMP dan SMA di Dompu ini tak patut untuk dicontoh. Bukannya belajar di rumah atau kegiatan positif lainnya, 7 orang ABG tersebut malah kedapatan asyik pesta miras di salah satu kos-kosan di Lingkungan Jado Kelurahan Dorotangga. Ironisnya, tiga orang diantaranya positif narkoba.

    Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat SH,S.I.K yang dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba, IPTU Adhar S.Sos, di kantornya, Senin (20/1/2020) mengatakan, ke 7 ABG ini diamankan oleh Babinkantibmas dan Babinsa Kelurahan Dorotangga saat pesta miras di kos-kosan yang ditempati AN, Senin (19/1/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 wita.

“Saat diamankan ke tujuh orang ABG ini tengah pesta miras, sementara tiga orang lainya berinisial IN, LY dan NH terbukti positif narkoba. Ketiganya diketahui mengkomsumsi narkoba sehari sebelum diamankan, “kata Adhar.

Ke 7 (tujuh) ABG ini kata Adhar, merupakan warga dari Kelurahan dan Desa yang berbeda di Kecamatan Dompu. Mereka adalah, AN (perempuan 13 tahun) pelajar SMP warga Desa Katua, ZH (perempuan 16 tahun) pelajar SMA warga Desa Katua, PT (perempuan 17 tahun) pelajar SMA warga Desa Katua. NH (perempuan 18 tahun) pelajar SMA warga Desa Katua. KN (laki-laki 17 tahun) pelajar SMA, IN (laki-laki 17 tahun) pelajar SMA warga Kelurahan Bali 1 dan LY (laki-laki 20 tahun) sudah tamat SMA warga Kelurahan Bali 1.

Adhar menambahkan, ke 7 ABG ini akan dilakukan pembinaan dengan memanggil orang tua yang bersangkutan. Sementara ke tiga orang yang terbukti positif narkoba akan direhabilitasi secara medis di RUSD Dompu, “karena status mereka masih pelajar kita rehab dan memberikan pembinaan saja, “ungkapnya.

Adhar menyayangkan sikap pelajar yang melakukan pesta miras tersebut, terlebih lagi ada yang positif narkoba. Ia pun menuturkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali Adhar mengimbau, setiap orangtua dapat mengawasi pergaulan anaknya. Juga tidak membiarkan anak bebas keluyuran. “Kita harapkan kasus ini jangan terulang kembali, peran serta orang tua itu penting oleh karena itu kepada para orang tua agar mengawasi anaknya, jangan dibiarkan keluyuran hingga larut malam, “tandasnya.(TS/RF)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

“Terkait Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran KNPI” Penyidik TIPIKOR Polres Dompu Kembali Layangkan Surat ke Dua ke BPKAD

Sen Jan 20 , 2020
DOMPU,TRIBUN     Penyidik Tindak Pidana Korupsi Polres Dompu akan melayangkan surat ke dua ke Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Dompu terkait permintaan dokumen pencairan anggaran hibah tahun 2018-2019 untuk KNPI Dompu versi Papua. “Kami akan melayangkan surat ke dua ke BPKAD Dompu, karena surat pertama tidak ditanggapi. Kami […]