Perubahan Perilaku Konsumen Ditengah Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Islam

Penulis : Dwi Sukmaningsih
Mahasiswa institut ilmu sosial dan budaya samawa rea

Di tengah pandemi covid-19 yang di sertai penerapan social distancing ini membuat masyarakat memunculkan perubahan perilaku konsumen dan mulai beradaptasi dengan kehidupan newnormal di segala bidang. Himbauan dari pemerintah untuk stay at home dan work from home yang menyebabkan berkurangnya kegiatan sehingga dapat meningkatkan daya konsumsi baik berupa barang maupun makanan.saat ini belanja secara online menjadi kegiatan yang dipilih agar tidak keluar rumah dan praktis.
Tak hanya itu take away atau delivery online makanan juga menjadi satu pilihan konsumen dikarenakan peraturan yang tidak memperolehkan Dine in di restaurant.dimana keputusan pwmbeli kebanyakan orang pada saat ini dikarenakan keinginan bukan karena kebutuhan, tergiur karena melihat tayangan iklan dari social media dan akhirnya memicu dorongan untuk membeli sesuatu.

Perilaku konsumen terhadap konsumsi barang maupun makanan pada masa pandemi covid-19 berbeda dengan sebelumnya adanya virus ini,jauh lebih boros dan berlebihan. Dalam Al Qur’an dan hadits sudah dijelaskan bahwa Islam melarang hidup boros. Seperti yang tertuang pada Al Qur’an surah Al isra ayat 27 yang menyebutkan ” sesungguhnya pemborosan-pemborosan itu adalah saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar pada Tuhannya.

Dalam surah Al Furqon ayat 67 juga menjelaskan ” dan orang – orang yang apabila membelanjakan (harta) mereka berlebihan dan tidak (pula) kikir,dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian”.

Maka dari itu sebaiknya konsumen muslim dalam membelanjakan hartanya secara sederhana,wajar dan menyesuaikan yang dibutuhkan. Islam memberikan batasan-batasan dalam mengkonsumsi,batasan tersebut tidak bertujuan mengekang namun batasan tersebut mencerminkan hubungan dirinya dengan Allah (hablu minallah) dan manusia (hablu minannas) sebab ada hak orang lain atas harta kita peroleh dan kepemilikan dalam Islam bukanlah kepemilikan yang mutlak.

Perilaku konsumen terhadap pandemi covid-19 yang menyebabkan berkurangnya kegiatan diluar rumah sehingga konsumen memilih untuk take away dan delivery barang ataupun makanan yang dianggap praktis dan nyaman.sehingga menimbulkan perilaku yang lebih boros dan berlebihan,sebaikanya konsumen mengembangkan strategi untuk mengatur perilaku dan membatasi membelian implusif seperti dalam pembuatan daftar belanja. (*)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Partisipasi Dalam Sistem Politik Dilingkungan Sekolah

Sel Apr 6 , 2021
Oleh : SeptoriniMahasiswa Iisbud Sarea Partisipasi politik siswa di sekolah dapat dilakukan melalui pemilihan ketua kelas, ketua OSIS, hingga proses musyawarah untuk mufakat. Dalam negara demokrasi, seperti Indonesia, setiap warga negara berhak menjalankan partisipasi politik. Partisipasi itu ditandai adanya kesempatan setiap orang menggunakan hak dalam kegiatan politik dengan baik.partisipasi politik […]