Perkuat Hubungan Kerjasama, Dirjen Perbendaharaan – Pemkab Sumbawa Teken MoU

Sumbawa Besar, tribun-sumbawa.com – Dirjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi NTB dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan menandatanganan nota kesepakatan, tentang pemanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi penyelenggaraan pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan publik dalam pelaksanaan hubungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Kegiatan yang terlaksana Kamis (25/11) di aula H Hasan Usman lantai I kantor Bupati Sumbawa, dihadiri langsung Bupati Drs H Mahmud Abdullah, Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi NTB Sudarmanto SE MM, Kepala KPPN Sumbawa Besar, Sekda Sumbawa, Kepala KPP Pratama, Kepala Bea Cukai, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemda Sumbawa, serta lainnya.

Dalam pemaparannya, Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi NTB Sudarmanto mengungkapkan, kedatangannya ini merupakan perintah Menteri Keuangan terkait pemantauan kinerja APBD di daerah, salah satunya Kabupaten Sumbawa. Apalagi, pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 tinggal satu bulan lagi, sehingga kegiatan apa saja yang masih tertinggal harus segera dikejar. ‘’Sekarang sudah sampai bulan November, jadi ada tinggal satu bulan lagi untuk APBD 2021,’’ ujarnya.

Menurutnya, masih ada beberapa anggaran yang digelontorkan Pemerintah Pusat namun belum terserap sepenuhnya, seperti Dana Desa di Kabupaten Sumbawa yang baru mencapai 84 persen. Bahkan diketahui, pencairan DD tahap III hingga kini belum dilakukan sama sekali. ‘’Tolong dipercepat. Batas akhir itu sampai 20 Desember. Semakin cepat penyelesaiannya di Desa, maka semakin bagus,’’ tukasnya.

Sementara Bupati Sumbawa – H Mahmud Abdullah mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang terlaksana ini. Sehingga hal apa saja yang masih kurang dilakukan oleh Kabupaten Sumbawa bisa diketahui. ‘’Kegiatan seperti ini sangat kami apresiasi. Dengan adanya pembinaan dan kontrol seperti ini, kami sangat terbantu. Kami Sumbawa sudah menerima hasil laporan keuangan dari BPK, dan sudah ke 9 kali mendapat predikat WTP. Mudahan seterusnya,’’ ujar Bupati.

Ditempat yang sama, Kepala BKAD Sumbawa – Tarunawan S.Sos, SP menyampaikan, realisasi APBD tahun anggaran 2021, untuk pendapatan ditargetkan berjumlah Rp 1,6 triliun, hingga kini baru terealisasi Rp 1,3 triliun. ‘’Insyaa Allah bisa kita capai realisasi sampai 98 persen. Untuk DAK fisik untuk tujuh bidang kita kejar 90 persen, baik di kesehatan, puskesmas, PU, irigasi dan lainnya,’’ terangnya.

Terhadap realisasi Dana Desa, Kepala Dinas PMD Sumbawa – Rachman Ansori menjelaskan, hingga sat ini pihaknya terus melakukan kegiatan dilapangan, baik terhadap DD maupun stunting. Dimana saat ini pihaknya sedang mengejar penyaluran DD tahap III. Sejauh ini sudah sekitar 50 desa yang lengkap admministrasi, tinggal dimasukkan ke aplikasi untuk pelaporan. Sementara yang stunting tinggal menunggu laporan, dimana saat ini sudah masuk sekitar 79 desa. ‘’Tinggal diklopkan dengan BLT DD. Kita upayakan kejar dalam minggu ini,’’ pungkasnya.

Setelah masing-masing pihak memberikan pemaparan,  kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah dengan Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi NTB Sudarmanto SE MM. Kerjasama ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, dan tidak ada kendala dalam pelaksanaannya. (TS/002)

002

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Antisipasi Ancaman Banjir, BPBD Gelar Simulasi Penanganan Bencana

Jum Nov 26 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Dalam mengantisipasi munculnya ancaman bencana banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bima bersama dengan para mitra baik dari TNI/ Polri dan instansi vertikal lainnya atas dukungan ADRA Indonesia  Kamis (25/11) Simulasi Ruang Darurat Bencana Banjir Integrasi Covid-19 dengan mengangkat tema “Bersama Menuju Bima Tangguh Bencana” […]