Pasar Lebaran Amahami Dipadati Pengunjung Jelang Lebaran, Pedagang Senang dan Panitia Perketat Prokes

Foto: Suasana Pasar Lebaran di Padati Pengunjung dan Tetap Mematuhi Prokes

Kota Bima, Tribun Sumbawa – Warga Kota Bima sampai dari Kabupaten Bima mulai memadati di Pasar Lebaran Amahami Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, jelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Para pedagang mengaku senang dengan kondisi ini dan tetap mematuhi Prokes (Protokol Kesehatan) Covid-19.

Pantauan wartawan Trbun Sumbawa di lokasi, Rabu (5/5/2021), terlihat warga memadati area pasar. Mereka terlihat berjalan tetap mematuhi protokol kesehatan,dengan berjaga jarak jarak, menggunakan masker, cuci tangan sebelum masuk pasar yang telah disediakan oleh petugas dan panitia pasar.

Dari kinerja petugas dan panitia pasar, yang secara tegas menghimbau kepada pengunjung untuk selalu menggunakan masker. Sehingga tidak ada pengunjung yang terlihat tidak memakai masker, serta tampak warga yang membawa anak-anak ke pasar dengan menggunakan masker.

Kerumunan juga terlihat terjadi di dalam pasar. dan tanpa terkecuali, para pedagang maupun pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker. Dan tetap menjaga jarak, antara pengunjung pasar dan pedagang atau pedagang dengan pedagang lain.

Foto: Tempat Cuci Tangan Yang Disediakan Oleh Panitia dan Petugas Pasar

Tampak posko terpadu pemantauan protokol kesehatan. Terdengar suara imbauan kepada para pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 serta mewaspadai barang bawaannya.

Salah satu pengunjung pasar, Putri, mengaku datang untuk membeli keperluan Lebaran. Dia memilih berbelanja lebih awal karena sedang libur.

“Untuk keperluan Lebaran. Mumpung lagi ada rezeki lebih, langsung dibeli. Karena pun pas ada waktunya hari ini,” kata Putri.

Putri mengaku memilih belanja di Pasar Lebaran Amahami karena harganya terjangkau. Dia menyebut kualitas dengan harganya sesuai.

“Di sini terjangkau. Kualitasnya pun sesuai dengan harganya lah,” ujar Putri.

Salah satu pedagang pakaian, Yuni, mengatakan suasana Pasar Lebaran kali ini lebih ramai dibanding tahun lalu. Yang tidak ada pasar lebarannya, Dia bersyukur warga kembali ramai berbelanja.

“Karena ini menjelang Lebaran, Alhamdulillah penjualan kita semakin meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tidak ada pasar lebaran semenjak pandemi ini, Ya walaupun meningkat itu tidak secara drastis. Tapi secara bertahap,” ungkap Yuni dengan expresi wajah yang tampak bahagia

Yuni menyebut suasana mulai ramai sejak H-10 Lebaran. Dia berharap dagangannya laris manis.

“Ada yang sebelum Lebaran, itu biasanya pengunjung dan pembeli dari luar kota. Kalau dari dalam kota biasanya seminggu atau 10 hari sebelum Lebaran,” jelas Yuni.

“Tapi tetap menjaga protokol kesehatan karena itu untuk diri kita juga,” tambahnya. (TS/IM)

wartawan tribun

10 thoughts on “Pasar Lebaran Amahami Dipadati Pengunjung Jelang Lebaran, Pedagang Senang dan Panitia Perketat Prokes

  1. Akhirnya pasar malam bisa di nikmati kembali , semoga bermanfaat untuk semua orang khususnya untuk para berdagang busana lebaran dll
    Yang penting ttp mengikuti protokol kesehatan jgn lupa pakai masker dan rajin mencuci tangan , sanitizer nya ttp ada di kantung yaaa guys🙌🏻

  2. Mencoba kembalikan vibes ramadhan yang hilang akibat Covid 19, alhamdulillah pasar malam kembali di buka, tetapi untuk warga kota Bima tetap yaaa mematuhi protokol kesehatan.

  3. Pasar ramadhan kali ini bikin suasana lebaran kembali lagi … semoga Bima udah bisa kondusif kembali

  4. Covid bukan alasan untuk tetetap terpuruk Alhamdulillah akhirnya tahun ini pasar Ramadhan di adakan smngat menuju normal tetap patuhi protokol kesehatan smuanya smoga smuanya kembali normal 🙏😇

  5. Semangat Para pejuang Cuan
    Pasar malam ramadhan Era NewNormal sebagai bukti masyarakat mulai bangkit dan terbiasa dengan keadaan hari hari ini, Yuk stay healthy patuhi Prokes putus mata rantai Covid19

  6. Jangan pernah ada ketakutan lagi terhadap covid, kita sudah di vaksin, kita menggunakan masker, kita selalu mencuci tangan, dll. Jangan biarkan pedagang kecil ekonomi nya semakin sulit, kita sudah berdiam diri selama setahun, jangan biarkan euforia ramadhan terlewat begitu saja untuk kedua kalinya

  7. alhamdulilah karna pasar ramadhan adalah salah 1 kebutuhan masyarakat kota bima menjelang hari raya !
    yang penting protokol kesehatan selalu di jaga ! dan menggunakan masker !
    tapi kemarin ketika saya berkunjung alhamdulilah semua masyarakat sadar akan protokol kesehatan semua menggunakan masker 😇

  8. Yuuk semangat yg penting tetap mematuhi protokol kesehatan . Pedagang senang, pengunjung senang. Semangat bisa normal lagiii 😊😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gubernur NTB Berikan Bantuan Sosial Kepada 958 Petugas Kebersihan

Kam Mei 6 , 2021
Mataram, Tribun – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram dan 358 petugas Cleaning Service (CS) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Bang Zul kepada petugas kebersihan, yang telah memberikan kontribusi […]