Pangdam IX/Udayana Inisiasi Pompa Hydram Untuk Pertanian dan Konsumsi

Sumbawa Besar,Tribun-sumbawa.com – Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menginisiasi pembuatan Pompa Hydram di Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pompa tersebut untuk pemenuhan kebutuhan pengairan lahan pertanian dan air bersih masyarakat, terutama dimusim kemarau untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Dandim 1607/Sumbawa, Letkol. Kav. Rudi Kurniawan, S. Sos. M.Tr (Han) menyampaikan, program serupa telah berjalan di beberapa wilayah, misalnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Lombok Utara. “Manfaatnya sudah sangat dirasakan masyarakat,” ungkapnya Rapat Koordinasi terkait Rencana Pelaksanaan Pembuatan Pompa Hydram di Kabupaten Sumbawa, bersama Dandim 1607/Sumbawa beserta jajaran, Kapolres Sumbawa, Pimpinan OPD terkait dan Kepala PDAM Batulanteh, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Sumbawa.

Dijelaskan, di Kabupaten Sumbawa, rencananya akan dibuat Pompa Hydram di empat lokasi, yaitu Dusun Pemangong Kecamatan Lenangguar, Ai Melak dusun Ai Ketapang desa Perung Lunyuk, Sungai Sakal desa Senawang Orong Telu dan di Bendungan Rengganis Orong Ode desa Juranalas Alas. “Kami terus melakukan survey ke semua wilayah di Kabupaten Sumbawa, untuk mendapatkan tempat yang bisa dibuatkan Pompa Hydram, terutama daerah yang kesulitan air” ujarnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kab. Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM., sebagai pemimpin rapat, sangat mengapresiasi program yang diinisiasi oleh Pangdam IX Udayana tersebut.“Pembuatan Pompa Hydram sangat dibutuhkan oleh Kabupaten Sumbawa, karena disetiap musim kemarau hampir semua desa mengeluhkan masalah air, terutama air bersih,” ungkapnya.

Ia menginstruksikan langsung kepada segenap OPD terkait, untuk bertindak cepat dan menjalin komunikasi intens dengan jajaran Kodim 1607/Sumbawa, guna menindaklanjuti program yang dinilai sangat luar biasa tersebut. “Saya berharap melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, agar semua kepala desa bisa menganggarkan dana desanya untuk mendukung program ini, karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat” tegasnya.

Diketahui, Pompa hydram, adalah pompa air yang bekerja menggunakan hentakan hidrolik air, untuk menaikkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi. Pompa Hydram dirancang oleh penemu asal Prancis, Josephem Montgolfierem pada abad ke-18. Prinsip kerja pompa ini adalah menggunakan energi kinetik dari air yang mengalir. (Ts/011)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Berawal dari NTB, Menparekraf Diharap Bangkitkan Pariwisata Nasional Berdampak Pertumbuhan Ekonomi

Rab Mei 5 , 2021
Mataram, Tribun – Pandemi covid-19 belum menunjukkan grafik menurun. Pariwisata dan ekonomi warga dirasakan paling terdampak dari virus mematikan ini. Namun pariwisata Lombok-Sumbawa ingin tetap eksis di masa pandemi. Ide menciptakan wisata ramah pandemi covid-19 menjadi gagasan baru Dinas Pariwisata NTB. Menuju wisata Lombok-Sumbawa ramah pandemi covid-19. “Kedatangan Menteri Pariwisata […]