Layani Pasien Kurang Mampu, Dewan Dorong Pemda Bangun MoU dengan RSUD Provinsi

Sumbawa Besar, TRIBUN
Ketua DPRD Kabupaten sumbawa – Abdul Rafiq SH mendorong Pemda untuk membangun kerjasama dengan RSUD provinsi yang ada di Pulau Sumbawa dan di Pulau Lombok. Ini harus dilakukan karena dinilai dapat mengatasi persoalan pasien yang menggunakam surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam berobat.

“Perlu adanya MoU antara Pemda Sumbawa dan RSUP manambai terkait bansos pasien yang dirawat dengan menggunakan SKTM. Karena tidak semua masyarakat punya BPJS Kesehatan,” ujar Rafiq akrabnya disapa kepada wartawan, Kamis (1/4).
Dengan adanya kerjasama tersebut, jelas Rafiq, pasien yang menggunakan SKTM dapat berobat tanpa dikenai biaya umum.
“Terkadang RSUD sumbawa juga overload sehingga dari puskesmas dirujuk ke RSUP Manambai. Sementara, kalau di RSUP Manambai, rumah sakit belum ada MOU, sehingga pasien akan dikenakan biaya umum,” tambahnya.

Selain itu, Pemda juga diminta untuk memikirkan nasib pasien Sumbawa yang dirujuk ke Mataram, namun belum memiliki BPJS Kesehatan. Sementara di Mataram, SKTM tidak dapat digunakan.
“Kita hanya punya Bansos yang tidak direncanakan untuk membantu pasien. itupun tidak seberapa. Solusinya adalah bagaimana Pemda berani membangun MoU dengan Rumah Sakit Propinsi di mataram agar pasien-pasien dari sumbawa yang tidak punya BPJS, bisa dibayar lewat mekanisme bantuan sosial menggunakan SKTM,” terang Rafiq.
Lebih jauh disampaikannya, terkait penggunaan SKTM di puskesmas juga harus menjadi atensi Pemda. Karena berdasarkan informasi yang diterima masih ada puskesmas yang tidak melayani penggunaan SKTM. Padahal, hasil pembahasan di Badan Anggaran DPRD sebelum pengesehan anggaran, sudah disepakati bahwa SKTM mulai diberlakukan dari puskesmas.
“Tidak ada alasan puskesmas menolak pasien pengguna SKTM. Saya berharap, Pemda melalui dinas terkait melakukan monitoring dan menekankan jangan sampai ada petugas yang mempersulit masyarakat. Kami di DPRD, berapapun anggaran yang dibutuhkan, kami akan berikan demi pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Dan andaikan ada pihak-pihak yang nakal di puskesmas, saya minta mereka ditertibkan” pungkas Rafiq yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa. (TS/010)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polres Sumbawa Perketat Penjagaan Pintu Masuk

Kam Apr 1 , 2021
Sumbawa Besar, TRIBUNPasca teror yang terjadi di Mabes Polri, Polres Sumbawa turut mengantisipasi  kejadian serupa. Yakni dengan menerapkan sistem satu pintu (One Gate System) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.Kapolres Sumbawa – AKBP Widy Saputra, S.IK. M.H., kepada wartawan, Kamis (4/1) mengatakan, sistem satu pintu diterapkan untuk memperketat pengamanan Mapolres Sumbawa dan […]