KUPT Pasar Kota Bima Mulai Tarik Retribusi Kepada PKL

Kota Bima, Tribun Sumbawa – Pemerintah Kota Bima telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) baru nomor 01 tahun 2020 tentang Retribusi Jasa Umum. Sebagaimana, dapat meminimalisr relokasi disekitaran pasar Amahami.

Menindaklanjuti perda tersebut KUPT Pasar Kota Bima Sariman SH menjelaskan, pihaknya akan mulai melakukan penarikan retribusi pada bulan Februari 2021 mendatang . “Sebelum itu dilaksankan, terlebih dahulu kita lakukan sosialisasi kepada seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Kota Bima. Kemudian baru dilakukan penarikan retribusi,” papar KUPT pasar Kota Bima, Kamis (07/01/2021).

Dikatakannya, penarikan retribusi ini sasarannya adalah seluruh PKL yang berjualan dilahan pemerintah maupun swasta. “Jadi Penarikan retribusi ini dapat menimalisir relokasi di tiap-tiap pasar khususnya juga pasar Amahami serta meningkatkan PAD Kota Bima,” ungkapnya.

Lanjut Sariman, target PAD KUPT Pasar Kota Bima Pertahun sekitar Rp. 3 Miliyar. “Kalau dilihat dari potensi banyaknya PKL di Kota Bima Insyaallah target tersebut akan mampu kita capai,” harapnya. (TS/IM)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkot Bima Akan Bangun 48 Los Toko Konfeksi

Jum Jan 8 , 2021
Kota Bima, Tribun Sumbawa – Sebelumnya pada tahun 2020 kemarin, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima telah membangun sebanyak 26 los Toko Konfeksi yang berada di Pasar Paruga (Pasar Lama) Kota Bima dari dana Tugas Pembantuan (TP) pusat.KUPT Pasar Kota Bima Sariman SH mengungkapkan, bahwa 26 los toko tersebut rencananya akan mulai […]