Keputusan Bawaslu NTB Bukan Final, Jarot-Mokhlis Tunggu Hasil MK

Sumbawa Besar, tribun-sumbawa.com – Calon Bupati Sumbawa dari Paslon nomor urit 5 – H Syarafuddin Jarot dalam siaran Pers yang disampaikan kepada media ini tadi malam menyatakan, saat ini salah satu tahapan atau proses Pilkada Sumbawa yakni sengketa di Bawsslu NTB sudah dilewati. Pihaknya telah menyapaikan laporan gugatan, menyiapkan saksi dan bukti-bukti untuk mengikuti persidangn yang disiarkan secara langsung ke seluruh masyarakat.

Selain itu dikatakan H Jarot, pihaknya telah memperlihatkan dan membuktikan bagaimana proses berdemokrasi melalalui Pilkada, agar bisa berjalan baik, dan pihaknya membuktikan semua sudah sesuai aturan hukum yang ada.

Dalam sidang di Bawaslu NTB, pihaknya sudah memberikan bukti dan fakta lapangan terkait kejanggalan dan ketimpangan yang sangat signifikan, fantastik dan begitu banyak tanggapan reaksi, dukungan masyaralat, tokoh masyarakat, tokoh politik bahwa proses Pilkada Sumbawa periode ini menjadi sorotan berbagai pihak, baik individu, LSM maupun lembaga resmi Pemerintah. “Ini semua akan menjadi referensi untuk pilkada Sumbawa, NTB dan Nasional ke depan, siapapun pemenang agar menjadi pelajaran proses berpolitik dan demokrasi,” ungkap H Jarot.

Namun, tegasnya lagi, semunya keputusan tetap berada pada sidang Majlis Bawaslu.Sesuai putusan yang sudah didengar, bahwa ada banyak temuan-temuan atau fakta-fakta yang ada, namun dianggap tidak memenuhi unsur pelanggaran. Meskipun saksi yang diajukakan paslon nomor 5 berasal dari penyalur dan tim paslon nomor 4 sebagai saksi pelaku sendiri, bahkan begitu banyak bantuan Pemerintah yang dijalankan menjelang pilkada dan hari tenang yang di salurkan melalui tim sukses paslon nomor 4 juga tidak dianggap ada hubungannya sama sekali dengan pilkada, sehingga tuntutan paslon nomor 5 untuk TSM tidak dipenuhi.

Karena itu, pihaknya menilai putusan atau rekomendasi Bawaslu NTB pada sidang yang digelar Senin (11/1) kemarin bukan putusan final untuk Pilkada Sumbawa. Karena masih ada tahap lanjutan , baik di Bawaslu RI dan juga Mahkamah Konstitusi (MK). “Karena itu tahapan berikut sesuai saluran hukum yang disediakan oleh Negara adalah proses sengketa di MK,” jelasnya.

Sesuai jadwal yang telah ditentukan, pihaknya telah mendaftar di MK dan dokumen gugatan di MK sudah memenuhi semua pesyaratan untuk diproses dan disidangkan lebih lanjut. “Terima kasih atas segala dukungan doa teman teman semua , Tim, relawan, simpatisan, baik dari paslon nomor 5 serta rekan dari tim paslon 1, 2 dan 3 yang telah bersama dan berkontribusi dalam mengikuti dan mengawal proses sengketa pilkada Sumbawa di Bawaslu NTB,” ujarnya.

H. Jarot juga mengajak semua pihak untuk menghormati semua proses hukum yang ada. Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menjaga kekompakan, persatuan dan kondusifitas daerah. “Mohon Doa dan dukungan semua agar proses persidangan tahap berikutnya di MK berjalan lancar dan sukses. Kita lakukan yang terbaik untuk Sumbawa yang lebih baik,” pungkasnya. (TS/tim)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Bima Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Ntonggu

Sel Jan 12 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) di Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima korban kebakaran rumah beberapa waktu lalu, menerima bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Bima senilai total Rp 445 juta. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti SE, Senin 11 Januari 2021, siang, bertempat di […]