Kelompok Tani Tukar Tear Desa Poto Butuh JUT

Sumbawa Besar, tribun-sumbawa.com – Salah satu masalah klasik yang dihadapi obleh petani adalah akses dari Jalan utama ke lahan pertanian dikarenakan tidak adanya Jalan Usaha Tani (JUT). Seperti halnya Kelompok Tani Tukar Tear Orong Rea Desa Poto Moyohilir, sebanyak 40 orang anggota kelompok, ada beberapa lokasi yang masih kesulitan jalur tranportasi antara lahan mereka dengan akses jalan utama. Dampaknya adalah sulitnya mengangkut hasil pertanian dan menambah unit cost petani untuk mengangkut hasil pertanian terutama gabah petani sekitar.

Khusus lokasi Uma Tear, para petani bersepakat untuk menyumbangkan lahan pertanian mereka jika pemerintah berniat membuat jalan usaha tani, dan bahkan telah menandatangani surat pernyataan kesediaan menyerahkan lahan sawah dan kebun untuk dijadikan JUT.

Salah seorang petani Abdul Sahid misalnya, sepanjang 20 meter lahan kebun dihibahkan untuk tujuan tersebut. Menurutnya kesiapan memberikan lahan untuk JUT didasari pengalaman selama ini harus menambah cost angkutan manual menyewa jasa orang memindahkan gabah ke jalan utama. “tidak kurang dari Rp. 20.000 perkarung kami menyewa orang, belum ongkos angkutan dari jalan utama ke rumah. Mudah mudahan keinginan kami untuk mendapatkan akses jalan terwujud”, harapnya.

Kepala Desa Poto, Fathul Muin SP sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Kelompok Tani Tukar Tear untuk memperjuangkan adanya Jaalan Usaha Tani (JUT) di sekitar sawah Uma Tear Orong Rea. “Silahkan dibuatkan surat oleh kelompok tani, siap memberi pengesahan usulan tersebut”, Tegas Kades Poto.

Secara teknis jalan Usaha Tani (JUT) yang rencana diusulkan sepanjang 400 meter dan diperkirakan anggaran yang dibutuhkan kisaraan 75 juta rupiah untuk badan jalan sedangkan untuk pembuatan talud sepanjang badan jalan butuh anggaran sekitar 100 juta rupiah. “Kami sudah meminta bantuan teknis konsultan CV Pilar Biru Consultant untuk menghitung detail RAB, saat ini gambar dan RAB sudah kami terima sebagai bahan usulan” tambah Abdul Sahid yang juga sekretaris Kelompok Tani Tukar Tear. (TS)

002

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Babinsa Koramil 1608-02/Bolo Dampingi Swab Antigen Keluarga dan Tetangga Pasien Covid-19

Kam Agu 26 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Petugas Puskesmas Bolo didampingi Babinsa Koramil 1608-02/Bolo Sertu Adhar dan Bhabinkamtibmas Bripka Azrian serta perangkat Desa Bolo, melakukan tracing dan swab antigen kepada keluarga dan tetangga pasien Covid-19 atas nama NH di Desa Bontokape Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Yang sekarang sedang melaksanakan isolasi terpadu, Kamis (26/08/21). […]