Kades Sanggar Serahkan Sepucuk Senpi Rakitan ke Tim Opsnal Brimob

Kabupaten Bima,Tribun-sumbawa.com – Tim Opsnal Sat Brimob Polda NTB yang dipimpin Bripka Ardi Baron Bayuseno , berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol beserta satu Butir Amunisi Aktif kaliber 5.56 (Tajam), Rabu (01/07), di Desa sanggar Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Senpi rakitan beserta peluru tersebut, diserahkan langsung oleh kepala desa setempat.

Sebelumnya, Tim Opsnal di perintahkan Oleh Dansat Brimob Satbrimobda NTB Kombespol Komaruz Zaman S.Ik MH lewat Kasi Intel Satbrimobda NTB Akp. I. Gb Eka Prasetya SH untuk melakukan penyelidikan terhadap masyarakat yang menyimpan, memiliki, menguasai senjata api rakitan yang sering di gunakan untuk melakukan tindak pidana atau di gunakan untuk perang kampung yang meresahkam masyarakat Kota Dan Kabupaten Bima. Dari hasil penyelidikan berhasil mengantongi satu nama yang di rahasiakan yang diketahui menyimpan, memiliki dan menguasai senpi rakitan.

“Berhubung yang bersangkutan kooperatif dan mau berkerja sama.Sehingga Tim Opsnal melakukan pendekatan atau penggalangan agar oknum masyarakat tersebut menyerahkan Senpi tersebut secara sukarela kepada petugas. karena yang bersangkutan Kooperatif dan tidak melakukan perlawanan saat petugas mendatangi dan menyita barang bukti tersebut.Tim bersedia merahasikan identitas nama dari pemilik senjata api tersebut,” tutur Ardi Baron Bayuseno.

Dijelaskan, senjata api rakitan diserahkan warga, diwakili oleh Kepala Desa Sanggar Kecamatan Lambu Kabupaten Bima Syamsudin S.sos dan sekertaris Desa Sanggar Arifin S.sos, di Kantor Desa Sanggar sendiri. Saat di lakukan penyerahan,senjata api rakitan dan amunisi aktif tersebut di periksa dan di cek oleh Tim Opsnal Brimob Sat Brimobda NTB.

Dijelaskan, rangkaian operasi mulai penggalangan dan pendekatan secara persuasive dilakukan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota. Dan senpi rakitan beserta amunisi diamanakan di Mako Brimob Bima.

Kepala Desa Sanggar Kecamatan Lambu Kabupaten Bima Syamsuddin S.sos menjelaskan, senjata api rakitan tersebut disimpan oleh oknum masyarakat untuk menjaga dirinya dan desanya apabila ada tindak kejahatan yang membahayakan diri dan keluarganya serta digunakan juga bila ada konflik social bergejolak di kampungnya untuk mempertahankan diri. “Senpi tersebut sering mereka gunakan apabila terjadi perang kampung. menurut mereka untuk menjaga diri dan desanya apabila desa mereka di serang oleh desa lain untuk mempertahankan diri dan kampungnya,” paparnya. (Ts/Im)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Komisioner Bawaslu Pantau Verifikasi Faktual

Kam Jul 2 , 2020
Sumbawa Besar, Tribun-sumbawa.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa terjun langsung ke Kecamatan untuk memantau langsung Pelaksanaan Verifikasi Faktual (Verfak) berkas calon perseorangan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Pemantauan tersebut dilakukan agar pelaksanaan Verfak berjalan semustinya, termasuk penerapan protokol kesehatan. “Kami memastikan, selain proses-prosesnya berjalan sebagaimana […]