Jual Sabu ke Kalangan Pelajar, Terduga Pengedar Diamankan Polisi

Sumbawa Besar, Tribun – Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Sumbawa berhasil mengamankan seorang terduga pelaku narkotika berinisial BY Alias BOB Warga Desa Sebewa, Kecamatan Moyo Utara. Ia dibekuk di rumahnya pada Jumat siang (19/2).

Kapolres Sumbawa melalui Kasubbag Humas – AKP Sumardi membenarkan penangkapan tersebut. Dikatakan, dalam penangkapan itu, tim menemukan barang bukti 8 poket sabu seberat 3,82 gram. Selain itu, tim mengamankan barang bukti lain barupa timbangan digital, bong, pipa kaca, korek gas, skop, sumbu, serta uang tunai.

Barang bukti yang diamankan Polisi

Dijelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa terduga pelaku kerap melakukan transaksi dan pesta narkotika di rumahnya. Menindaklanjuti laporan tersebut Kasat Narkoba dan tim melakukan penyelidikan lapangan. Sekitar pukul 15.00 wita, Tim dipimpin oleh Kanit Lidik Aipda Joko Subroto melakukan penggerebekan di TKP. Terduga pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.

Berdasarkan hasil pengeledahan, ditemukan 7 poket sabu yang disimpan di dalam tas warna hitam dan 1 poket sabu di atas meja kerjanya. Terduga pelaku mengakui barang tersebut benar miliknya. “Terduga dan barang bukti dibawa ke Polres Sumbawa untuk dimintai keterangan guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Kasubbag Humas menambahkan, terduga pelaku berstatus sebagai terduga pengedar. Sebagian besar konsumennya diduga dari kalangan pelajar yang di wilayah tempat tinggalnya. “Terduga pelaku merupakan pengedar sangat meresahkan masyarakat setempat karena sebagian besar konsumennya adalah para pelajar. Tokoh masyarakat sangat mendukung bila terduga pelaku dapat ditangkap oleh pihak kepolisian,” pungkasnya. (TS/002)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kakek Cabuli Bocah 4 Tahun Tertangkap

Sab Feb 20 , 2021
Kota Bima, Tribun Sumbawa – Seorang Kakek, HA 60 (tahun), warga Kelurahan Dara diringkus polisi karena diduga menyetubuhi seorang bocah berusia 4 tahun, warga Kecamatan Rasanae Barat. Kejadian tersebut terjadi sekitar 7 September 2020 lalu. Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPDA Ridwan menjelaskan, pada 7 September 2020 usai Sholat Dzuhur, […]