DPRD Sumbawa Pastikan Akan Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Covid-19 Lebih Massif

Sumbawa Besar, Tribun-sumbawa.com – Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq memastikan, bersama Pemda Sumbawa dan Tim Gugus Tugas Penangan dan Pencegahan Covid-19 akan melakukan sosialisasi dan edukasi lebih massif hingga tingkat bawah. Sebab, selain kesadaran bahaya covid-19 di masyarakat yang mulai menuru, juga banyak beredar informasi-informasi menyesatkan melalui media sosial.

Dikatakan, belum lama ini Brigjen TNI Marinir Edy Djatmiko, yang menjabat sebagai sekretaris Deputi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam bersama rombongan telah mendatangi Kabupaten Sumbawa. ““Kemarin kami juga kedatangan rombongan Menkopolhukam, brigjen edi djatmiko bersama rombongan khusus mempertanyakan dan mengevaluasi penanganan covid-19 di kabupaten sumbawa. karena memang trennya kan naik,” katanya di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (27/08).

Diungkapkan, dari diskusi bersama rombongan Kemenkopolhukam dengan Forkopimda tersebut, disimpulkan untuk akan melakukan sosialisasi dan edukasi lebih massif hingga tingkat bawah. Sebab, di era new normal saat ini posifit covid-19 di Kabupaten Sumbawa menunjukkan kenaikkan.

“Dari hasil diskusi-diskusi itu, kami dapat menyimpulkan bahwa sosialisasi dan edukasi ke masyarakat itu akan dipertajam. Karena ini kan sudah dibuka ruang, situasi kan sudah agak normal. Nah pertanyaannya, dengan kondisi yang mulai dibuka oleh pemerintah menuju era new normal ini, tingkat kesadaran masyarakatnya seperti apa. Apakah tetap seperti dalam kondisi pemerintah memperketat, menurun atau semakin naik. Tapi saya di lapangan, sikap masyarakat terkait dengan kesadaran bagaimana mencegah penularan covid semakin menurun,” paparnya.

Ia memastikan, sosialisasi dan edukasi bukan hanya akan dilakukan ditingkat kabupaten, namun akan menyentuh level terbawah hingga tingkat desa. “Kita bukan hanya ditingkat kabupaten saja. Kami ingin menyentuh level-level terbawah ditingkat desa. Teknisnya seperti apa, nanti bisa diatur bersama gugus tugas penanganan covid-19. Karena kalau kita tidak bisa menyentuh ke level-level bawah saya rasa akan sia-sia,” ujarnya.

Ia menyangkan, banyak beredar informasi-informasi menyesatkan masyarakat melalui media sosial. “Pemberitaan di media sosial ini kan masiv sekali, seolah-olah corona itu nggak ada. Orang yang kena covid tidak masalah walaupun tanpa gejala, ini paradigma yang keliru menurut saya. Harus kita luruskan, kita harus turun bersama-sama. bersama pemda, kecamatan, desa sampai skub masyarakat yang paling kecil di desa itu. Itu yang akan kita lakukan. Kekurangan kedepan akan kita benahi untuk lebih baik lagi,” tegasnya. (Ts/011)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Baznas Komit Berantas Rentenir dan Ribah

Sab Agu 29 , 2020
Kota Bima, Tribun-sumbawa.com – Awal dari Baznas Kota Bima di bawah pengurus baru yang di nahkodai oleh H. Nurdin Masyur, S. Sos, MM, yakni akan memberantas Rentenir dan Ribah di Kota Bima. Selain pendayagunaan dana zakat untuk menentaskan kemiskinan, termasuk dalam tiga point tujuan Baznas. “Gebarkan ini sejalan dengan program […]