Dipersiapkan 3.000 Rapid Antigen di Tiga Pospam

Sumbawa Besar, tribun-sumbawa.com – Pemda Sumbawa mempersiapkan sedikitnya tiga ribu rapid anti gen ditiga pos pengamanan (Pospam) di dalam Kota Sumbawa Besar, yakni Pospam Pertokoan, Pospam Bandara, dan Pospam Terminal Sumer Payung. Rapid test antigen tersebut, akan digunakan sewaktu-waktu secara acak, apabila terdapat kerumunan masa disekitar tempat tersebut.

“Kita ada tiga ribu, stok kita untuk rapid test itu. Nah nanti penggunaannya secara acak, tergantung kasus per kasus. Nah nanti apakah akan habis semua, belum tentu. Kalau ada kerumunan yang dinilai menonjol maka bisa di rapid pengunjungnya secara acak. Kalau normal-normal saja yang tidak. Misalnya diterminal, penumpang turun-naik lancar, duduknya rapi, bisa saja tidak di rapid. Agar semuanya tidak mubazir,” kata Zulqifli, Plt Aisten I, di ruang rapat sekda sumbawa, Kamis (20/05).

Diungkapkan, rapid test di tiga pospam tersebut, merupakan bentuk peningkatan pengamanan dari operasi rutin sebelumnya. Sebab, masih terdapat kecenderungan masyarakat berkumpul diberbagai tempat seperti wisata religious.

“Jadi rapat kita yang kemarin di polres itu, untuk kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Ini sambungan dari operasi pada saat lebaran. Karena dipandang ada kecenderungan orang berkumpul ditempat wisata, wisata religious. Sehingga perlu ada kegiatan rutin yang ditingkatkan,” jelasnya.

Masing-masing Pospam, selain terdapat personel TNI-Polri, sat pol PP, perhubungan dan dua tenga kesehatan. “Poskam yang ada akan didukung oleh dua tenaga kesehatan, dan juga dua Sat Pol PP, selain TNI dan Polri. Ada juga perhubungan. Kesehatan dikasih tanggung jawab, termasuk dikasih rapid test. Itu nanti secara acak. Dan kesehatan sudah siap dengan rapid test yang ada. Menyediakan layanan 119 selama 24 jam, beserta ambulance. Jadi ketika hasil rapid itu positif, maka langsung di bawa ke tempat isolasi,” ucapnya.

Dijelaskan, kelengkapan dan operasi standart, petugas juga melakukan operasi dengan melakukan pantauan disekitar pospam yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang. “Jadi petugas berjalan keliling di sekitar, untuk melihat tempat-tempat yang berpotensi menjadi kerumunan, nah nanti bisa ada penindakan dan lainnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekda Sumbawa, sekaligus ketua gugus tugas covid-19, H.Hasan Basri mengatakan, tertanggal 19 Mei 2021, total terkonfirmasi positif di kabupaten sumbawa sebanyak 1.455 orang dan total sembuh sebanyak 1.313 orang. Meninggal dunia sebanyak 92 orang dan masih dirawat sekitar 50 orang.

“Tertanggal 19 mei, Total terkonfirmasi positif 1.455 orang. Yang sudah sembuh 1.313, meninggal dunia 92, masih positif 50. Ini yang dirawat didua rumah sakit, yang 50 orang itu. Ada peningkatan kasus,” jelasnya.(Ts/011)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemda Persiapkan Eks Puskesmas Moyo Hilir Sebagai Ruang Rawat Pasien Covid-19

Kam Mei 20 , 2021
Sumbawa Besar, tribun-sumbawa.com – Sekda Sumbawa, sekaligus ketua gugus tugas covid-19, H.Hasan Basri mengatakan, tengah mempersiapkan bangunan eks puskesmas moyo hilir sebagai ruang perawatan pasien covid-19. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif covid-19 pasca lebaran dan libur panjang. “Sekarang kami pemerintah daerah sedang mempersiapkan untuk tempat perawatan tambahan. […]