Dikpora Dompu Terbitkan Surat Edaran Panduan KBM Tatap Muka di Masa Pandemi

Description: C:\Users\ACER\New folder\KABID DIKDAS.jpg

DOMPU,TRIBUN

Dinas   Pendidikan   Pemuda   dan   Olah   Raga   (Dikpora) Kabupaten Dompu mengeluarkan kebijakan  dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.  

Kebijakan itu keluarkan atas dasar kesepakatan bersama semua UPTD dikpora se Kabupaten Dompu dengan pihak Dinas Kesehatan (Dikes), seluruh Puskesmas pada delapan kecamatan yang ada, dan juga tim gugus Covid-19 lainnya.

Surat edaran itu menyatakan pihak sekolah wajib mengisi daftar periksa pada laman Data Pokok  Pendidikan  (Dapodik), apabila sudah dirasa siap dan memenuhi unsur yang telah ditentukan, maka tim   gugus tugas Covid-19 beserta Puskesmas di setiap kecamatan memberikan surat rekomendasi untuk pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Kemudian, KBM dilakukan secara shift yakni pembagian kelompok dalam satu rombongan belajar   yang   ditentukan  pihak   sekolah.  Kepala   sekolah  wajib   melaporkan  perkembangan pelaksanaan pembelajaran kepada pihak Dikpora dan Puskesmas di wilayah masing-masing.

Setiap pagi hari, pihak sekolah wajib melakukan pemeriksaan kesehatan di gerbang utama sekolah. Pemeriksaan itu lebih difokuskan pada penggunaan masker dan gejala umum seperti suhu badan yang melebihi 37,3°C, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan atau pilek.

Kabid Dikdas Dikpora Kabupaten Dompu, Zainal Afrodi SPd MM yang dikonfirmasi, Rabu (13/01/21)   mengatakan, banyak unsur yang menyetujui pelaksanaan KBM tatap muka diaktifkan kembali, contohnya dari pihak Komisi III DPRD dan BPBD setempat.

Dia juga menjelaskan, pihaknya tentu merasa khawatir dalam menerapkan kebijakan tersebut. Namun,   untuk   menghilangkan kekhawatiran dalam pelaksanaan KBM tatap muka itu, pihaknya mengeluarkan Prosedur Tetap (Protap) pencegahan Covid-19 paling tidak dengan menerapkan 3M.

Saat ini KBM tatap muka telah memasuki pekan kedua, dengan itu pihak sekolah dirasa telah siap dan  matang dalam menjalankan Protap yang  ada, tentu juga sesuai dengan isi surat edaran tersebut.

“Pihak sekolah saya rasa sudah siap, karena memang dalam dua kali pencairan anggaran 2020 kemarin kami sarankan pihak sekolah mengubah DPA untuk lebih banyak memenuhi semua unsur Protap  Covid-19 tersebut,  seperti pengadaan masker, handsanitizer, dan lain sebagainya.” pungkas Afrodi.(TS/RF*)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BNNK Bima Gandeng HMI Dompu Gelar Seminar Anti Narkoba

Jum Jan 15 , 2021
Kota Bima, Tribun-sumbawa.com – Jajaran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu, Kamis (14/01/21) menggelar kegiatan seminar anti narkoba bertempat di aula Sekretariat KNPI Dompu. Kegiatan yang mengambil tema ‘Wujudkan Generasi Dompu yang Berkarakter Tanpa Narkoba dihadiri langsung Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima, AKBP Harri Nugroho SH MH. Moderator […]