Diduga Oknum Anggota Polres Bima Kota Halangi Tugas Wartawan, Ketua MIO Kabupaten Bima Tindaki Secara Tegas

Foto: Ketua MIO Kabupatem Bima

Bima, Tribun Sumbawa – Ketua Media Independen Online atau disingkat (MIO- INDONESIA) Kabupaten Bima Muhtar akan melaporkan oknum Polres Bima Kota diduga menghalang-halangi Tugas wartawan tintarakyat.com member of MIO, pada saat hendak Melakukan Liputan aksi di pos  perbatasan Rasana’e Timur, Kelurahan Kumbe, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu, (12/05/2021), Sekitar Pukul 08.45 Wita.  

“Kasus pelecehan profesi tugas wartawan dilakukan oknum polisi itu, kami akan kordinasikan dengan Ketua Pengurus Wilayah (PW) NTB. Hingga Ketua Dewan Pengurus Pusat (PP) MIO Indonesia untuk mengusut tuntas. Ini tidak dibisa ditoleril karena menurut korban bahwa oknum polisi itu menghalangi tugas wartawan dan juga menghapus semua data dan dokumen hasil liputannya tersebut,” tegas Muhtar.

Muhtar menekankan, apapun “dalih ” dari Oknum polisi tersebut nantinya itu tidak jadi Persoalan. Pada prinsipnya bahwa tindakan itu kuat diduga perbuatan melawan hukum dengan sengaja mengahambat, menghalang- halangi tugas wartawan sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 18 ayat (1) UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Karena pelaksanaan tugas pers dilindungi oleh hukum sebagaimana dimaksud Pasal 8 ayat (1) UU Pers tersebut. Jadi, tidak ada alasan bagi hukum untuk tidak menghukum oknum polisi yang bertugas di Polres Bima Kota itu.

“Saya pastikan tindakan oknum polisi itu tidak akan dimaafkan hingga diproses peradilan hukum nantinya. MIO Indonesia di 34 provinsi akan mengawal hingga dipastikan oknum polisi melepas baju kebeserannya sebagai abdi negara yang saat sekarang masih melekat dalam tubuhnya,” ungkapnya.

Pria yang juga Pemimpin Redaksi LintasRakyat.Net itu menambahkan, tindakan oknum polisi itu selain kuat diduga melanggar ketentuan UU pokok Pers, namun juga tidak mencerminkan sebagai abdi negara yang taat dan patuh atas pilar demokrasi yang keempat. 

“Kami akan membuat efek jera oknum polisi itu. Lihat saja setelah laporan kami masuk,” tutupnya. (TS/IM)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

4 Tahun Terlantar di Tempat Rantau, Akhirnya Feby Pemuda Asal Bima NTB Niat Ingin Pulang Kampung

Ming Mei 16 , 2021
Bima, Tribun Sumbawa – Feby Ardiansyah (33), warga asal Gilipanda Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) sudah 4 tahun terlantar di Tanah Batam. Oleh Pihak Keluarga, Dodi (Sodara Kandung Feby). Saat dimintai keterangan oleh awak media Tribun Sumbawa menjelaskan, bahwa Sodara Feby merantau sudah 4 Tahun […]