Bupati Bima IDP Launching Sekolah Ramah Anak Sanolo

Bima,Tribun Sumbawa – Serah terima Bantuan Rehab Ruang Kelas SDN Sanolo, Kecamatan Bolo, Kepada Pemerintah Kabupaten Bima Dilangsungkan, Kamis (24 /06/2021), pagi.

Tiga RKB di SDN Sanolo itu, diserahkan Ketua Yappika-Action Aid, Rohmat Munawir, Kepada Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE. Dan dibangun melalui program Pro-InQlueD Kerjasama Pemkab Bima dengan perkumpulan Solud, Yappika-Action Aid dan Penny Appeal. 

Pada moment tersebut juga dirangkaikan dengan Launching Sekolah Ramah Anak  di sekolah setempat. Ikut hadir pada acara serah terima tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, Kepala Bappeda Kab Bima, Kadis Dikbudpora, Kadis DP3A2KB, Perwakilan Yappika Rahmat Minawir, dari Solud  Dedi Mawardi ST, MT, Camat Bolo Dra. Diana dan Kades se Kecamatan Bolo. Kepala Sekolah SDN Sanolo Muhammad Ali, S.Pd beserta jajaran guru.

Atas nama Pemerintah, Bupati Umi Dinda mengucapan terima kasih kepada Yappika-action Aid, Solud dan Penny Appeal yang sudah mau memfasilitasi. Tentunya, program pendampingan dan dukungan seperti ini dapat terus berlanjut.

Dengan tetap memberikan ruang dan kesempatan untuk melihat dan menilai secara langsung kondisi sekolah yang hendak dibantuan. 

“Ini adalah rahmat bagi masyarakat Desa Sanolo, tolong dijaga. Jadikan ini sebagai aset yang membanggakan sehingga kedepan akan tumbuh Sumber Daya Manusia yang hebat,’’ tutur Bupati.

Disampaikan Bupati, apa yang dibangun perkumpulan Solud, Yappika-Action Aid dan Penny Appeal ini bisa dirasakan manfaatnya bagi sekolah-sekolah lain yang memang membutuhkan.

Perbaikan infrastruktur khusus dunia Pendidikan dirasakan sangat penting. Apalagi hampir 30 persen mengalami kerusakan yang cukup parah. Terutama di kecamatan-kecamatan yang tertimpa banjir beberapa waktu lalu.

Lanjut Bupati Bima dua periode ini, telah mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Bima layak anak. Dan mengharuskan kita menyiapkan Berbagai Infrastruktur Pendukung.

Selain SDM, yang juga penting adalah melawan kekerasan terhadap anak. Yang beberapa tahun terakhir sempat mencuat.

Kita harus terus menciptakan ruang kebahagiaan bagi anak-anak dan memastikan di tangan merekalah keberlanjutan  pembangunan di Dana Mbojo.

Sebagai Kabupaten Layak Anak dan bentuk keprihatinan terhadap aksi kekerasan terhadap anak, kita harus siap menghentikan atau melawannya.

Prestasi sebagai Kabupaten Layak Anak, wajib dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bentuk kebanggaan kita dari sejumlah Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Terima kasih kepada seluruh Bagian dan Dinas, juga DPRD Kabupaten Bima telah ikut membantu keberpihakan pada penganggaran.

Karena harus diakui, Pendidikan dan Kesehatan adalah faktor pendukung suksesnya suatu daerah dalam membangun masyarakat.

Sementara itu Ketua Yappika Action Aid, Rohmat Munawir mengatakan Yappika hadir untuk membantu memfasilitasi  persoalan infrastruktur yang tidak aman.

Yang namanya Ramah Anak, itu tentu harus aman dari bahaya.

Kalau atap sekolah rusak tentunya membahayakan siswa.

Rohmat Munawir mengaku, berdasarkan data yang mereka terima dari Kementerian Pendidikan Nasional, pada tahun 2021 ada lebih dari 2.40.000 ruang kelas rusak berat dan ringan.

Itu atinya, dibandingkan jumlah siswa di Indonesia, sudah sangat bahaya.

Kemudian, kata Rohmat, berdasarkan dokumen dan data-data yang mereka baca, lebih kurang 30 persen Infrastruktur Pendidikan di Indonesia belum memenuhi syarat.

‘’Salah satu upaya yang kita lakukan adalah bersama dengan komunitas sekolah mendorong ini menjadi lebih baik,’’ jelasnya.

Rohmat mengaku hingga tahun 2028 tetap fokus membantu organisasi masyarakat sipil di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas mereka. Mereka harus berkualitas mengelola organisasi dan keuangan. Selanjutnya mendorong kebebasan berserikat serta toleransi.

‘’Tiga ruang kelas di SDN Sanolo ini, merupakan usulan dan inisiatif teman-teman di tingkat komunitas dan sekolah. Untuk dapat memperbaiki sekolah yang rusak,’’ ungkap Ketua Yappika Action Aid.

Ia berharap kedepannya program yang sama tetap berjalan untuk selalu mengupayakan ruang kelas yang lebih aman.

Kepada jajaran dewan guru di SDN Sanolo ia mengapresiasi atas upayakan yang telah dilakukan. Semoga kedepannya akan lebih baik. (TS/IM)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PKBI Sumbawa Gelar Musyawarah Cabang

Sab Jun 26 , 2021
Sumbawa Besar, tribun-sumbawa.com – PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) Cabang Sumbawa menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) (25/6). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah ini megangkat tema “Mewujudkan Organisasi PKBI yang Inovatif dan Mandiri dalam Mendukung Perencanaan Keluarga yang Sehat dan Bertanggung Jawab”. Muscab yang merupakan ajang organisasi tertinggi di […]