Bukti Kerja Nyata, Walikota Bima Resmikan Jembatan Gantung di Mande

Kota Bima, Tribun Sumbawa – Bukan sebuah janji palsu politik saja, tapi bukti kerja yang nyata dilakukan Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE, dalam penuhi keinginan masyarakat Bima.Yang baru-baru ini Wali Kota Bima, H.Muhammad Lutfi,SE yang didampingi Asisten I Kota Bima melaksanakan peresmian Jembatan Gantung “Mantika” Mande 1 Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima. Kegiatan peresmian tersebut berlangsung Rabu pagi (34/11/2021). Juga dihadiri kepala kelurahan mande, Camat Mpunda, Bhabinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta Tokoh Pemuda.

Lewat Kesempatannya kepala Kelurahan Mande, Zainuddin, S.Pd selaku ketua panitia menyatakan, sejak puluhan tahun akses transportasi penyebrangan antara dua kelurahan yaitu kelurahan Mande dan Kelurahan Sadia terputus, namun pasca dibangunnya jembatan gantung menghubungkan dua kelurahan itu diharapkan dapat memberikan suasana baru dan kebahagiaan bagi warga sekitar.

“Selain itu, sebagai Lurah Mande mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas perhatian dan keseriusan Wali Kota Bima karena telah memperjuangkan jembatan gantung ini sehingga bisa terialisasi,” jelasnya.

Kata dia, Sejak 1999 mulai ambruk, akses dengan tetangga terputus. “Alhamdulillah, lewat era kepemimpinan Wali Kota Bima semua terealisasi dan kami mewakili masyarakat Kelurahan Mande mengucapan terimakasih,” pintanya.

Ditempat yang sama , Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Agus Purnama,ST. MT mengatakan, jembatan gantung mantika mande 1 ini  yang di bangun dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan anggaran sebesar Rp.1,4 miliar. Itu bisa cepat selesai dan masyarakatnya juga mendukung pembangunan jembatan ini sehingga jembatan itu dapat terealisasi.

“Pembangunan jembatan menggunakan tipe kotruksi pilar, lantai dan hanger dengan beban dipersyaratkan maksimal 10 orang,” papar Agus.

Wali Kota Bima yang secara langsung membuka dan meresmikan jembatan Mantika, menyampaikan rasa syukurnya atas telah rampungnya pembangunan jembatan gantung tersebut, ditengah keterbatasan situasi dan kondisi akibat Covid-19 sehingga adanya refocusing anggaran, namun dapat selesai juga atas upaya upaya keras dan niat baik. Semuanya atas rahmat Allah yang patut disyukuri oleh semua fihak, tidak terlepas pula dari kerjasama seluruh elemen.

Diharapkan masyarakat menjaga dan merawat jembatan gantung ini serta menjaga lingkungan sekitar.

“Satu harapan saya, jangan membuang sampah di sungai karena tahun 2022 kita akan membuat gerakan bersih karena jika tercemar bakteri E-coli air sungai tidak bisa digunakan untuk melakukan aktivitas mandi, cuci dan lainnya,” harap Walikota Bima.

Diakhir sambutannya, beliau menjelaskan Pemerintah Kota Bima telah menyediakan lokasi kampus IAIN dan akan dibuka untuk penerimaan siswa tahun 2022. 

Hal lainnya bersama bank dunia dan kerjasama luar negeri yakni jepang, akan melaksanakan berbagai peningkatan infrasturktur salah satunya normalisasi sungai dibeberapa wilayah dari timur ke barat. Segera dalam waktu dekat Kota Bima akan dilengkapi dengan fasilitas 600 buku digital di perpustakaan Tamanria.

“Semua merupakan bentuk nyata atas komitmen Pemerintah Kota Bima dalam membangun Kota Bima,” tutupnya. (TS/IM)

007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penuhi Target Vaksinasi, Presiden Minta Jajarannya Jemput Bola

Rab Nov 24 , 2021
Mataram, tribun-sumbawa.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya untuk dapat memenuhi target cakupan vaksinasi di akhir tahun, yaitu sebesar 70% dari jumlah sasaran. Bahkan ditekankan agar proaktif jemput bola dan juga datangi masyarakat. Ia menilai vaksinasi door to door yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) sudah sangat membantu […]