Blangko E-KTP Kosong, Disdukcapil Dompu Keluarkan Suket

DOMPU,TRIBUN

    Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dompu, terpaksa menerbitkan Surat Keterangan (Suket) untuk menggantikan sementara Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Hal tersebut dilakukan karena stok blanko E-KTP mengalami kekosongan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Dompu, Dra, Ratnasari yang dikomfirmasi melalui Sekretaris, Drs, Abdul Najib., Selasa (24/92019) mengatakan, untuk sementara sebagai penganti E-KTP, pihaknya mengeluarkan Suket kepada warga yang sudah melakukan perekaman, sambil menunggu blangko dari Ditjen Dukcapil RI.

“Suket itu sama dengan E-KTP karena berlaku secara nasional, penomoranya juga Depdagri bukan penomoran lokal. Dan Suket berlaku selama enam bulan kedepan sejak di keluarkan, setelah habis masa berlaku warga harus segera melaporkan kembali ke Disdukcapil, ”kata Abdul Najib.

Disebutkan, blangko E-KTP sudah mengalami kekosongan  sejak bulan Juni 2019, kokosongan ini bukan hanya terjadi di Dompu. Namun juga terjadi di daerah lain yang ada Indonesia, karena pengadaaannya blangko tersebut di pusat.

“Kita telah mengajukan permintaan blanko e-KTP sesuai kebutuhan, tapi ternyata di Ditjen Dukcapil Kemendagri stoknya kosong, walaupun demikian pelayanan perekaman tetap berjalan seperti biasa, ”ungkapnya.

Najib menyebutkan, selama ini pengajuan Blangko e-KTP ke Ditjen Dukcapil sesuai kebutuhan, misalnya kita mengajukan 9000 keping, namun yang dikirim hanya 500 keping dan paling tinggi 2000 keping, alasanya karena ketersediaan blangko terbatas.

Najib menambahkan, bahwa kebutuhan wajib E-KTP kita sebanyak 159.161. Sementara yang sudah melakukan perekaman sebanyak, 149.497. Sedangkan Suket yang sudah dikeluarkan sejak blangko kosong sebanyak 1043 dan yang sudah melakukan perekaman tapi belum bisa dicetak sebanyak 1458.(TS/RF)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebelas Balon Kepala Desa Berguguran Usai Seleksi Tes Tulis dan Wawancara

Rab Sep 25 , 2019
DOMPU,TRIBUN     Sebelas (11) dari Seratus Dua Puluh (120) orang Bakal Calon Kepala Desa di Dompu terpaksa harus mengurungkan niatnya untuk menjadi kandidat peserta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 karena gagal memperoleh nilai tertinggi dalam seleksi yang diselenggarakan pada Selasa, 24 September 2019 di Aula Mapolres Dompu. “Total ada […]