Anggaran Kegiatan MTQ Kelurahan Tanjung,Diduga Bermasalah

Kota Bima,tribun

Penyelenggaraan Musabbaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kelurahan,untuk Kelurahan tanjung yang melaksanakan MTQ banyak disorot oleh warga sekitar mengenai jumlah anggaran yang tidak sesuai dengan infastruktur pembangunan. termaksud salah satu anggota panitia yang sempat menyinggung persoalan Dana untuk Mtq di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat. karena diduga ada sejumlah item kegiatan dan penganggaran dana dalam kegiatan tersebut yang diduga bermasalah salah satu anggota panitia mengeluarkan semua kesalahan yang dilakukan oleh ketua panitia.

“Selama ini untuk MTQ yang diadakan di Kelurahan Tanjung sama sekali tidak mengalami permasalahan tapi untuk tahun ini mtq di Kelurahan tanjung banyak didatangi masalah. Termaksud masalah anggaran yang disesali lagi tahun ini untuk MTQ Tingkat Kelurahan yang diadakan di Kota Bima Kelurahan Tanjung yang dinilai paling ambuk raduk pekerjaan dekorasinya,”ungkap anggota panitia yang tidak mau disebutkan namanya.

 

Dari pantauan wartawan media ini, telah mendalami hal ini dan memantau langsung proses penyelenggaraan kegiatan MTQ beberapa waktu lalu. Hingga akhirnya, pihaknya mengaku ada beberapa item dalam penganggaran dana di kegiatan tersebut yang dirasa pihaknya janggal dan diduga sengaja dimark-up, untuk keuntungan pribadi.

“Kita mendapati diduga ada mark-up anggaran, seperti di pengadaan makan minum (makmin) peserta dan panitia, serta sejumlah item lain,” ungkapnya.

Lanjut salah satu anggota panitia Mtq,ia mengaku sejumlah dugaan penyelewengan anggaran tersebut pun, saat ini telah dilaporkan pihaknya ke Camat Rasanae Barat,karna mengenai panitia juga tidak sama sekali mengantongi SK yang diberikan dan tidak koordinasikan pemilihan panitia cuma penunjukan langsung yang dilakukan oleh Lurah Tanjung.

“Sudah kita laporkan dan menunggu hasil dari Camat Rasanae Barat,dan untuk pemilihan panitia kok bisa ditunjuk langsung oleh Pak Lurah Tanjung dan tidak adanya juga koordinasi serta musyawarah. Kamipun yang bertindak sebagai panitia sama sekali tidak mengantongi SK resmi dari LPTQ Kota Bima,”tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ, H Adnan S.sos sama sekali tidak pernah bisa ditemui untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan MTQ tersebut. Karna dipadati oleh kesibukan profesi pekerjaannya,serta pintu rumahnya yang slalu dikunci rapat.(ts/man)

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TGB Lakukan Pertemuan Produktif di Korsel

Jum Mar 24 , 2017
KOREA SELATAN, TRIBUN Tepat Kamis (23/3) sebelum bertolak kembali ke tanah air, Gubernur NTB, Dr. TGH, M Zainul Majdi dan rombongan melakukan empat pertemuan penting setelah sebelumnya mengikuti the 4th international electric vehicle expo, kemudian the 4th International Green Island Forum di Jeju serta mengikuti kunjungan lapangan Geosite-Geosite global geopark […]