Achmad Fachri Pastikan Kantor PAN Sumbawa Milik Partai

Sumbawa Besar, Tribun – Keberadaan kantor DPD PAN Kabupaten Sumbawa yang berada di Jalan Amanat kini menjadi rebutan. Ketua DPD PAN Sumbawa Achmad Fachri memastikan kantor yang sudah cukup lama menjadi sekretariat PAN tersebut merupakan milik partai seutuhnya. Termasuk Ketua Pelaksana Harian DPD PAN Sumbawa Muhammad Jabir yang juga mengklaim kepemilikan lahan dan bangunan kantor dimaksud.

Kepada wartawan, pada Kamis (20/5) di Taman Mangga, Achmad Fachri yang didampingi Sekretaris DPD PAN Sumbawa Syamsul Hidayat menegaskan, obyek yang menjadi rebutan tersebut merupakan inventaris partai. Artinya, itu bukan milik pribadi Muhammad Jabir sebagaimana klaim yang disampaikan sebelumnya. ‘’Kantor DPD PAN saya yang punya kata beliau (M Jabir, red). Kami pengurus sempat meminta dasar pengakuan beliau, kalau sekedar mengaku-ngaku,’’ ujar Fachri menirukan.

Diungkapkan, ada beberapa dokumen yang menguatkan kalau kantor DPD PAN Sumbawa merupakan milik partai. Hal itu diperjelas dengan adanya bukti kepemilikan. Ia memang mengakui lahan tersebut atas nama Muhammad Jabir. Tetapi ada kalusul lain disitu, sehingga sertifikat diatasnamakan kepada Muhammad Jabir. ‘’Memang di sartifikat itu atas nama pak Jabir, tapi ada klosul lain yang menyatakan bahwa kepemilikan sebenarnya kantor milik DPD PAN diatasnamakan kepada pak Jabir yang saat itu sebagai senior PAN dan menjabat ketua DPW PAN sekaligus Wakil Bupati Sumbawa. Disitu ada pernyataan dibuat pak Jabir sendiri bahwa itu diatasnamakan pak Jabir tapi milik partai. Bertandatangan pak Jabir, dan Burhanuddin Jafar Salam serta saksi,’’ terangnya.

Diakui, sempat terjadi bersitegang antara kedua belah pihak di kantor DPD PAN Sumbawa. Karena pihak Fachri mengaku dituduh melakukan perusakan di rumah pribadi Jabir (Kantor DPD PAN, red). Padahal pihaknya tidak melakukan pengrusakan. Justru melakukan perbaikan atas dugaan pengrusakan kantor DPD PAN oleh oknum tertentu. ‘’Satu minggu sebelum rapat konsolidasi, kantor PAN sempat dirusak, indikasinya kami tidak tahu persis siapa yang rusak, tapi semua atribut partai diturunkan, dan digergaji. Itu yang kami benarkan,’’ terangnya.

Terkait persoalan ini, pihaknya akan melayangkan laporan ke DPW untuk diteruskan ke DPP. Selanjutnya pihaknya juga berencana melapor balik atas dugaan pengursakan atribut dan papan nama partai yang dilakukan oleh oknum tertentu. ‘’Kami sekarang lagi membuat semacam laporan tertulis ke DPP tentang kronologi kejadian dari awal sesuai dengan instruksi DPW, untuk membuat semacam surat rekomendasi untuk ditindaklanjuti atas perbuatan kader kami yang melakukan hal-hal yang menurut DPW itu sudah melanggar AD/ART partai,’’ tukas Fachri.

Dirinya mengungkapkan, kalau riak persoalan ini sudah muncul sebelum pemilihan Ketua DPD PAN Sumbawa. ‘’Lewat WA sudah ada sebelumnya diputuskan siapa yang menjadi Ketua PAN Sumbawa. Dalam proses setalah terima SK, besoknya papan nama kantor PAN sudah dirusak, padalah disitu ada foto Ketua Umum,’’ ungkapnya.

Adapun untuk sementara berdasarkan hasil mediasi di Polres Sumbawa, kantor PAN disterilkan dan tidak boleh ada kegiatan apapun baik dari pihak manapun, sambil menunggu keputusan baik secara hukum, persuasif maupun kekeluargaan.

Hingga berita ini ditayangkan, Muhammad Jabir yang coba dikonfirmasi wartawan belum bisa memberikan tanggapan. Namun sudah menyatakan kesiapannya memberikan konfirmasi setelah mengikuti kegiatan zoom meeting. (TS)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polisi Lakukan Otopsi Jenazah Pemuda yang Bunuh Diri Tahun Lalu

Jum Mei 21 , 2021
Sumbawa Besar, Tribun – Masih ingat kasus bunuh diri siswa SMA di Alas tahun lalu? Setelah hampir setengah tahun, polisi mengotopsi jenazah siswa yang tewas, setelah melompat dari menara BTS itu. Otopsi ini dilakukan, karena keluarga merasa ada kejanggalan. Otopsi dilakukan Kamis (20/5) lalu. Otopsi dilakukan di TPU Desa Baru, […]