Keluarga besar Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan Roadshow diseluruh Kabupaten/Kota lingkup NTB

 

MATARAM, TRIBUN

Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke 54 Tahun 2017 ini. Keluarga besar Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan Roadshow diseluruh Kabupaten/Kota lingkup NTB. Untuk diketahui bahwa perjalanan Roadshow, yang dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK NTB, Hj Erica Zainul Majdi didampingi Wakil Ketua TP-PKK NTB, Hj Syamsiah M Amin serta rombongan disambut hangat khususnya TP-PKK yang ada di Kabupaten/Kota Se-NTB serta masyarakat. Adapun lokasi di Kabupaten/Kota secara beraturan sesuai jadwal PKK NTB yang disambangi dalam pergelaran Roadshow kalin ini yaitu meliputi Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa,

Kabupaten Lombok Tengah

Dalam kegiatan Roadshow ini, PKK NTB memilih Kabupaten Lombok Tengah tepatnya di Desa Bilebante Kecamatan Peringgarata sebagai star awal dalam agenda rutin tahunan rombongan organisasi para wanita NTB ini. Selain bermaksud melakukan pembinaan, sosialisasi sekaligus penyuluhan dalam sepuluh program pokok PKK. Wakil Ketua TP-PKK NTB, Hj Syamsiah menyatakan bahwa akan menyerahkan bibit cabe didelapan Kabupaten/Kota termasuk di Loteng. Hal ini sebagaiamana telah diamanatkan dalam kesepakatan yang dituangkan dalam penandatangan MoU oleh Ketua TP-PKK NTB dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian, bahwa ada sekitar 5 juta bibit cabe yang disebar di 34 Provinsi se-Indonesia. Diharapkan pula, seluruh kader PKK dapat mengajak keluarga dan lingkungan sekelilingnya untuk memanfaatkan pekarangan rumah sesuai dengan program Tancap Gas (Tanam Cabe Pelihara Unggas) Hatinya PKK. Selain itu, Sasaran PKK juga kepada para wanita di usia subur untuk memasang kontrasepsi jangka panjang, idealnya jarak kelahiran anak pertama dan anak kedua minimal tiga tahun.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lombok Tengah, H. Omdah, SKM., MM menggucapkan momen ini merupakan salah satu langkah dalam perbaikan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mengakhiri Human Trafficking. “Peran ibu juga sangat luar biasa dalam hal ini dan kami sangat mengharap bimbingan dan pembinaan Ketua TP-PKK NTB,” ungkapnya.

Kemudian, Kepala perwakilan BKKBN Provinsi NTB yang juga hadir pada kesempatan roadshow menyampaikan bahwa jika PKK sudah bergerak maka Insyallah program-program yang akan kita laksanakan akan berhasil. Terakhir ia memberikan pantun “Kelahiran aturlah jarak, dalam mewujudkan keluarga kecil, apabila tim penggerak PKK sudah bergerak maka semua program akan berhasil,” pungkasnya.

 

Kabupaten Lombok Barat (Lobar)

Berlanjut dititik kedua, Roadshow PKK NTB dilaksanakan di SDN 2 Badrain, Desa Badrain Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Dikesempatan itu, hal yang sama juga diterangkan oleh Wakil Ketua TP-PKK NTB, Hj Syamsiah M Amin, bahwa maksud dari giat ini tak lain untuk bersilaturahmi sekaligus melakukan Pembinaan, Sosialisasi sekaligus Penyuluhan dalam Sepuluh Program Pokok PKK. Serta menyerahkan bibit cabe kepada masyarakat setempat untuk ditanamkan dengan program Tancap Gas. ”Kalau satu pohon cabe saja bisa menghasilkan satu kilo cabe maka lima pohon cabe dapat menghasilkan lima kilo cabe, disamping bisa dikonsumsi cabenya juga bisa dijual untuk membantu perekonomian keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid juga menyatakan bahwa peran PKK sangat strategis memiliki fungsi untuk membantu pemerintah dalam rangka mensukseskan apa yang telah diprogramkan. Ia juga berpesan empat pilar penting dalam mensukseskan program pemerintah yakni, pertama adanya sinergi, kedua program dan gerakan harus terintegrasi antar satu dan lainnya, ketiga tujuannya satu, yakni apapun program yang akan dilakukan tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

Dikesempatan yang sama, Deputi Adpin BKKBN RI juga menyampaikan bahwa strategi yang sederhana dan kemapuan yang berasal dari dalam serta mengembangkan potensi lain, “Insyallah akan mendukung turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat dan saya juga setuju dengan program bupati lobar yakni Garam Rakyat tidak hanya diberlakukan untuk PNS saja tetapi untuk seluruh masyarakat Lobar agar menggunakan garam hasil produksi lombok barat”, ungkapnya.

Kabupaten Bima dan Kota Bima

Roadshow berikutnya mengarah ke wilayah bagian timur NTB yakni tepatnya Kabupaten Bima dan Kota Bima. Hal yang sama pula diterangkannya Hj Syamsiah M Amin maksud dan tujuan kedatangannya bersama rombongan TP-PKK NTB. Selain itu, Istri dari Wakil Gubernur NTB itu juga menyerahkan bantuan 500 bibit cabe rawit kepada 5 KWT (Kelompok Wanita Tani) yang ada di Kabupaten Bima, media informasi tentang pengelolaan bibit cabe rawit dan pengelolaan sampah, serta bantuan MP-ASI untuk ibu hamil dan balita, serta berkunjung ke Puskesmas Woha dan Rumah Sehat Hatinya (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) PKK di Desa Rabakodo-Kecamatan Woha.

Bupati Kabupaten Bima menyampaikan roadshow dalam rangka peringatan HKG-PKK Ke-45 tidak sekedar untuk menciptakan kemeriahan semata, tetapi merupakan rasa syukur atas kiprah dan karya nyata dari gerakan PKK. Kegiatan ini bisa menjadi sarana introspeksi diri agar semakin mengoptimalkan 10 program PKK. “Saya memilih kecamatan Woha, karena kecamatan ini sedang dipersiapkan menjadi ibukota Kabupaten Bima. Hal ini kami lakukan agar Woha mampu berbenah diri dalam memaksimalkan pelayanan KB bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan untuk Kota Bima sendiri, Wakil Ketua TP-PKK NTB juga menyerahkan bantuan bibit cabe. Namun yang tak kalah pentingnya, dikesempatan itu Hj Sia’ – panggilan akrab ia disapa, menerangkan bahws kegiatan roadshow ini tidak hanya berfungsi untuk mempererat tali silaturahmi tetapi juga memberikan pemahaman akan pentingnya program KB dalam membangun keluarga yang sejahtera. “Pelayanan KB di Kota Bima terkonsentrasi di Puskesmas Rasanae dengan rencana cakupan akseptor sebanyak 150 akseptor yang tersebar di 5 Kecamatan”, jelasnya.

Selanjutnya, Plt. Sekda Kota Bima yang mewakili Walikota Bima mengucapkan terimakasih kepada pemerintah provinsi NTB atas bantuannya sejak hari pertama pasca bencana banjir bandang yang melanda kota Bima beberapa waktu lalu. “Bahkan Bapak Gubernur beberapa kali hadir untuk meninjau langsung pasca banjir bandang di Kota Bima,” ujarnya.

Ia juga mengatakan keberadaan TP-PKK tidak bisa dipungkiri telah banyak membantu dalam pelaksanaan beberapa program pemerintah di daerah. “Kami berharap TP-PKK Kota Bima mempunyai tekad yang kuat untuk terus belajar dari TP-PKK Provinsi NTB sehingga bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat,” harapnya.

Kabupaten Dompu

Bertolak keesokan harinya rombongan TP-PKK NTB menyambangi masyarakat yang ada di Kabupaten Dompu tepatnya di Kantor Kecamatan Dompu. “Banyak wanita yang telat memeriksakan diri terkait kanker servis. Padahal jika kanker serviks diketahui sejak dini maka lebih mudah dalam pengobatannya,” ujar Hj. Syamsiah M. Amin sembari mengajak para hadirin untuk ikut serta dalam program KB dengan kontrasepsi jangka panjang dan tes IVA.

Terkait program tancap gas (tanam cabe pelihara unggas), nantinya 1 kepala keluarga akan menerima 5 bibit cabe. “Nantinya bapak ibu akan dibimbing oleh dinas terkait agar bibit cabe tersebut menghasilkan cabe yang banyak, disamping bisa dikonsumsi cabenya juga bisa dijual untuk membantu perekonomian keluarga,” terangnya saat itu.

Selanjutnya, Sekda Dompu mewakili Bupati Kabupaten Dompu menyampaikan bahwa pemerintah selalu mendukung setiap kegiatan PKK, karena kader PKK adalah pekerja sosial yang melakukan segala sesuatu dengan penuh ikhlas demi mewujudkan keluarga yang sejahtera.

 

Kabupaten Sumbawa

Bertempat di aula wisma daerah Sumbawa, Hj Syamsiah berserta rombongan PKK NTB dalam agenda Roadshownya disambut hangat oleh masyarakat, kader PKK serta orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa ini yakni H Husni Djibril.

Dikesempatan itu. Wakil Ketua TP-PKK NTB menghimbau sekaligus berpesan kepada para hadirin agar kaum perempuan terutama bagi ibu-ibu mau melakukan KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang maka akan menciptakan Ibu yang sehat dan anak yang cerdas. Kemudian diharapkan pula, agar masyarakat Sumbawa dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pengasapan (fogging) mengingat sekarang masih dalam musim hujan sehingga rawan penyakit demam berdarah. “Ibu-ibu bisa melakukan pengasapan dengan menggunakan serabut kelapa atau tray telur yang dibakar. Dua hal tersebut cukup ampuh dalam membunuh dan mengusir nyamuk terutama nyamuk demam berdarah,” harapnya sambil mengajak para hadirin serta masyarakat Sumbawa yang hadir saat itu. Setelah itu, hal yang sama juga dilakukan oleh Hj Syamsiah seperti didaerah lainnya yakni menyerahkan bantuan bibit cabe untuk ditanamkan dalam mendukung program Tancap Gas.

Selanjutnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Muhammad Ihsan, M. pd yang mewakili Bupati Sumbawa mengucapkan terimakasih atas bantuan TP-PKK Kabupaten Sumbawa atas kerjasamanya sehingga 60% warga Sumbawa telah ikut serta dalam program KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). “PKK Kabupaten Sumbawa telah melakukan banyak kegiatan salah satunya adalah membangun kampung KB di beberapa kecamatan, dengan melihat sepak terjang PKK tersebut, maka peran PKK kedepan tentu dipandang strategis dalam mendukung program pemerintahan,” demikian.

 

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)

Esoknya, acara Roadshow dilanjutkan ke KSB rombongan diterima hangat oleh pemerintah dan masyarakat setempat tepatnya di Pendopo Wakil Bupati Sumbawa Barat. Tak lepas dari maksud dan tujuan menyukseskan program pokok PKK. Hj Syamsiah juga menyerahkan bantuan bibit cabe guna mendukung program Tancap Gas bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Sermong Kecamatan Taliwang.

Selanjutnya, Wakil Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin mengatakan acara ini sebagai sarana untuk saling koordinasi antar berbagai pihak. Karena keberhasilan suatu program tidak bisa lepas dari bantuan berbagai pihak. Ia menjelaskan beberapa program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat, yaitu: Jambanisasi sekitar 6400 unit, bedah rumah sekitar 1400 unit dengan total anggaran jauh dibawah provinsi dan nasional. “Semua program tersebut berhasil atas bantuan ibu-ibu sekalian. Jadi saya mengucapkan terima Kasih atas kerja keras ibu-ibu sekalian dalam mendukung program pemerintah,” ungkapnya.

 

Kabupaten Lombok Timur

Tepat pada Selasa 28 Februari, rombongan kembali melanjutkan giatnya kali ini kembali lagi ke Pulau Lombok tepatnya di Pendopo Bupati Kabupaten Lombok Timur. Tak keluar dari focus, guna menyukseskan program tancap gas maupun sepuluh program pokok PKK, dan sosilisasi serta melakukan pembinaan. Wakil Ketua I TP. PKK Provinsi NTB, Hj. Syamsiah M. Amin, mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh anggota PKK, Kader PKK, dan seluruh masyarakat yang telah membantu berjalannya program-program PKK baik yang sasarannya dalam bidang pendidikan ataupun kesehatan. Istri dari orang nomor dua di NTB itu mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi narkoba dan mencegah virus HIV & AIDS.

Selanjutnya, Bupati Lombok Timur yang diwakili Sekda Kabupaten Lombok Timur menyampaikan apresiasinya terhadap ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK, “Harapan saya mudah-mudahan dengan roadshow ini kekompakan ibu-ibu untuk mensejahterakan masyarakat makin meningkat,” ucapnya.

 

Kabupaten Lombok Utara (KLU)

Memasuki awal Maret 2017, keluarga besar PKK NTB melanjutkan giat Roadshow kali ini di Kabupaten Lombok Utara (KLU) tepatnya di Gedung Serbaguna Kecamatan Gondang. Hj Syamsiah mengajak para ibu yang hadir untuk melakukan pemasangan KB kontrasepsi jangka panjang untuk kesehatan ibu dan anak. “Tak lupa juga pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabe, sayur-sayuran hijau, serta memelihara unggas dan ikan sebagai wujud meningkatkan kualitas kesejahteraan hidup keluarga dan harapannya agar dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” tukasnya.

Selanjutnya Bupati Kabupaten Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H memberi motivasi untuk terus dengan giat mensukseskan pelaksanaan program PKK. “Saya melihat keterkaitan antara program pemedanrintah dan PKK dan saya pikir program pemerintah ini tidak akan bisa berjalan baik tanpa dukungan ibu-ibu skalian. Saya ingin memberi motivasi yakinlah peran anda sangat penting dalam menunjang sistem kerja kami di SKPD Terkait. Hal ini juga dalam rangka memberi dukungan penuh untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya di NTB,” pesannya.

 

Kota Mataram

Keesokkannya, pada tanggal 2 Maret 2017, rombongan melaksanakan Roadshow di Kota Mataram tepatnya di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram. Suasana terlihat begitu hangat dan penuh keceriaan, yang meskipun tak ditampik rombongan PKK NTB harus memilih Kota Mataram sebagai akhir dari agenda Roadshow ini. Meski demikian, terbukti suasanapun masih begitu bersemangat dan hangat penuh ceria candatawa. Hj Syamsiah dengan semakin digalakkanya seluruh program PKK, melalui sosialisasi dan pembinaan. Istri dari Wakil Gubernur itu juga meminta kepada kader PKK untuk selalu bersemangat. Dikesempatan itu pula, Hj Sia-membagikan sejumlah bantuan bibit cabai.

Pada kesempatan yang sama Hj. Syamsiah juga menyampaikan harapannya agar seluruh organisasi wanita di NTB mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.”PKK, BKOW, dan GOW harus diperhatikan karena ini adalah organisasi besar yang langsung turun ke masyarakat yang sasarannya masyarakat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat”, tegasnya.

Tidak hanya menekankan pada pelayanan KB dan kontrasepsi jangka panjang, ia juga menegaskan mengenai pemberdayaan perempuan yakni tiga indikator yang harus diperhatikan oleh perempuan dalam 3N : hapus perdagangan wanita, hapus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan masalah kesenjangan ekonomi. Menutup penyampaiannya, selain roadshow yang dilaksanakan hari ini Wakil Ketua I TP.PKK tak bosan mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir, untuk sama-sama memerangi narkoba dan HIV&AIDS mengingat tiap harinya kunjungan wisatawan ke NTB terus meningkat. Hj. Syamsiah menyerahkan bantuan bibit cabe kepada KWT (Kelompok Wanita Tani), bantuan MP ASI untuk ibu hamil dan balita.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Mataram Hj. Suryani Ahyar Abduh, dikatakan bahwa program PKK di Kota Mataram dilaksanakan atas dasar kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta tidak terlepas pula peran dari camat dan lurah se-Kota Mataram. Agar lebih dapat dipotimalkan, kerjasama dilaksanakan sejak tahap pembinaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi program. Sedangkan untuk program, diutamakan untuk program-program yang berdampak langsung pada masyarakat khususnya yang mendasar seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Hanya saja, meski potensi SDM sangat besar, PKK Kota Mataram masih belum dapat berbuat leluasa untuk membantu masyarakat. “Tantangan kedepan akan semakin berat mengingat dukungan anggaran masih berbentuk kegiatan yang melekat pada OPD terkait,” demikian. (Adv/*)

 

 

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Reses Sejumlah Anggota DPRD NTB Dapil III ke Kabupaten Sumbawa

Rab Mar 8 , 2017
  Reses, BJ Diminta Perjuangkan Jalan di Labangka MATARAM, TRIBUN Anggota DPRD NTB, Baijuri Bulkiyah SH menyambangi masyarakat di tiga desa wilayah Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, Jumat (3/3) kemarin. Kunjungan itu bagian dari kegiatan resesnya sebagai wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) V (Sumbawa dan KSB). Dalam kegiatan tersebut BJ—sapaan akrab […]