Sat Narkoba Polres Bima Kota Siap Miskinkan Bandar Narkoba

Kota Bima, Tribun-sumbawa.com – Sesuai tugas pokok, Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma R., S.I.K., M.H., Kamis (30/7/2020), saat konferensi pers dengan awak media mengungkapkan, siapapun yang terlibat dalam kejahatan sindikat peredaran narkoba akan dikejar. Pihaknya tidak mengenal istilah bandar, kurir ataupun pemakai.

“Mereka menjadi satu bagian dari sindikat narkoba, itu pasal utama yakni menjadi bagian dari permufakatan jahatnya,” pesannya.

Tugas memiskin bandar tersebut pun rencananya akan dilaksanakan oleh Satuan Narkoba Polres Bima Kota,untuk membasmi habis bandar maupun kurir yang menyalahgunakan narkoba dibdaerah Kota Bima.

Kasat Narkoba Polres Bima Kota IPTU Ramli S.H menyatakan,bahwa pihaknya siap menindaklanjuti tugas yang diprioritaskan oleh Dir Resnarkoba Polda NTB.Yaitu memiskinkan bandar narkoba,dengan cara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Agar memberikan efek jera kepada Pelaku yang memiliki,menguasai,menyimpan,serta yang mengedarkan Narkoba di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya di Kota Bima sendiri.

“Kita akan miskinkan mereka (bandar narkoba), dengan cara apa, dengan kita TPPU-kan (tindak pidana pencucian uang), dengan begitu, maka mereka akan habis semuanya,” kata Iptu Ramli S.H kepada media Tribun Sumbawa di ruangannya,Rabu (16/9/2020).

Namun untuk mengarah ke TPPU, jelasnya, polisi harus melihat dari segi kelayakan dan kepatutan kasus. Bila dalam proses pengembangan pidana pokok narkotikanya ditemukan indikasi pencucian uang, maka penyidik diperintahkan untuk membuat laporan baru.

“Tapi intinya, setiap kasus narkotika yang kemudian berhasil terungkap, baik oleh direktorat reserse narkoba dan satuan reserse narkoba di polres Bima Kota, itu wajib menindaklanjuti jadi TPPU yang memenuhi kelayakan dan kepatutan,” ucapnya.

Selain Penyidik Dir Resnarkoba Polda NTB melibatkan TPPU,juga melibatkan penyedia jasa keuangan atau perbankan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Mereka nanti kita mintakan untuk penelusurannya,Yang ditelusuri adalah tapak jejak digital perbankan. Juga aset yang disamarkan dalam bentuk kendaraan, rumah dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tambah Kasat Narkoba Polres Bima Kota,Dir Resnarkoba Polda NTB pihaknya selain memberikan efek jera kepada bandar narkoba.Juga telah memberikan sanksi keras kepada anggota Kepolisian yang coba-coba mendekati narkoba,dengan sanksi akan dipindah tugaskan maupu diturunkan dari jabatan yang dimiliki.

“Untuk anggota kepolisian Dir Resnarkoba Polda NTB,memberikan sanksi keras kepada anggota kepolisian yang coba-coba ingin mendekati narkoba.Dengan sanksi akan dipindahkan di Papua,” tekan Iptu Ramli S.H. (Ts/IM)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Miliki Narkoba, Seorang Oknum Pegawai Honorer di Dompu Ditangkap

Rab Sep 16 , 2020
DOMPU,TRIBUNSeorang oknum pegawai honore di Dompu diciduk pihak Kepolisian duga memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan satu yakni shabu shabu. Penangkapan pelaku dilakukan, Rabu (16/09/2020) sekitar pukul 14.00 wita bertempat di rumah terduga di Lingkungan Sambi Tangga Keluarahan Kandai Satu Kecamatan Woja. Dari tangan terduga polisi berhasil menyita barang bukti […]