Satu Bapaslon Belum Serahkan Perbaikan Syarat Pendaftaran

Sumbawa Besar, Tribun-sumbawa.com – Hingga Selasa (15/09) atau hari kedua dari tiga hari masa perbaikan berkas pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati sumbawa, satu Bapaslon belum menyerahkan berkas perbaikan ke KPU Sumbawa. Sebab, berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi keabsahan oleh KPU Sumbawa, seluruh Bapaslon belum memenuhi seluruh persyaratan pencalonan yang dipersyaratkan, pada saat melakukan pendaftaran beberapa hari lalu.

“Jadual tahapan penyerahan syarat calon perbikan, ini sesuai dengan PKPU 05 tentang tahapan program dan jadual penyelenggaran pilkada serentak 2020 itu masa perbaikan di 14 sampai 16 september 2020. Jadi ada tiga hari disitu bagi bakal pasangan calon yang syarat calonnya dinyatakan oleh KPU berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi keabsahan pada masa penelitian administrasi itu kelima bakal pasangan calon ini memang dinyatakan belum memenuhi untuk syarat calonnya,” kata Aryati, Koordiv Hukum dan Pengawasan KPU Sumbawa, di ruang kerjanya Selasa (15/09).

Diungkapkan, kekurangan atau berkas yang musti diperbaiki, telah diserahkan ke masing-masing bakal pasangan calon Minggu (14/09). Kemudian untuk diperbaiki dalam rentang waktu tiga hari yakni dari 14 hingga 16 September.

“Ke lima calon ini sudah kami serahkan kemarin hari minggu (13/09) yang dinyatakan berdasarkan hasil penelitian dan verifikasi administrasi tentang keabsahan, karena ke lima-limanya belum memenuhi syarat calonnya. Nah hari ini dan kemarin hingga besok. Itu masa bagi kelima bakal pasangan calon ini untuk melengkapi syarat calon yang dinyatakan oleh KPU belum memenuhi syarat,” ucapnya.

Disebutkan, 14 september, tiga bakal pasangan calon telah menyerahkan berkas perbaikan ke KPU Sumbawa, yakni bakal pasangan calon Talif-Sudir, Husni-Ikhsan, dan Jarot-Muhlis. Sedangkan 15 september, bapaslon Mo-Novi juga telah menyerahkan berkas perbaikan ke KPU Sumbawa.

“Nah tanggal tanggal 14 kemarin, itu ada tiga yang sudah menyerahkan syarat perbaikan bakal calonnya. Yang pertama itu bakal pasangan calon dari perseorangan, pak ir. Talifuddin, dan pak sudirman. Beliau ini kurangnya di LHKPN, untuk bakal calon wakil bupatinya. Pak sudirman. Itu sudah diserahkan. Kemudian kemarin juga ada dari bakal pasnagan calon husni-ikhsan. Diantaranya yang kurang kemarin itu, legalisir ijazah pak doktor. Adalah dari bakal pasangan calon jarot-muklis juga serahkan dukungan syarat calon perbaikannya. Itu terkait legalisir ijazah, karena pada masa pendaftaran kemarin itu belum di legalisir,” ucapnya.

sedangkan Selasa (15/09), pasangan Mo-Novi mendatangi KPU Sumbawa untuk menyerahkan perbaikan berkas pendaftaran. “Hari ini, tadi pagi Mo-Novi itu sudah menyerahkan syarat perbaikan bakal calonnya. Dan kami sudah berikan tanda terima,” sebutnya, juga mengatakan, sedangkan pasangan bakal calon Nur-Salam, KPU Sumbawa masih menunggu hingga 16 September pukul 24.00 wita, untuk menyerahkan berkas perbaikan pendafataran. 

Setelah penyerahan berkas perbaikan syarat pendaftaran, KPU Sumbawa kembali akan melakukan penelitian dan verifikasi berkas perbaikan tersebut. “Kemudian nanti kami tuangkan dalam berita acara hasil pemeriksaan perbaikan, apakah memenuhi syarat atau tidak untuk kami tetapkan sebagai bakal calon nanti di 23 september. Nanti 24 September penarikan nomor urut, 26-nya sudah mulai kampanye,” jelasnya.

Ditegaskan, hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon menjadi satu rangkaian dari syarat pencalonan yang harus dipenuhi oleh bapaslon. Dan rekam medis Bapaslon merupakan otoritas dari rumah sakit yang bersifat rahasia. Sedangkan KPU hanya menerima hasil secara umum, yakni sehat atau tidak berdasarkan pleno tim medis yang sudah ditunjuk.

“Hasil pemeriksaan kesehatan ini sifatnya rahasia, jadi otoritas yang menentukan adalah ororitas rumah sakit atau tim pemeriksaan kesehatan yang kemudian di plenokan oleh tim pemeriksaan itu sendiri. Jadi kami tidak punya kewenangan untuk menetukan apakah bakal calon tersebut memenuhi syarat atau tidak. Kami hanya menerima saja hasil dari tim pemeriksaan kesehatan, itu sifatnya rahasia yang kami sampaikan ke bakal pasangan calon langsung. Adapun rekam medisnya, itu menjadi informasi yang dikecualikan. Itu ada di pihak rumah sakit, tidak ada di kami. KPU hanya menerima sehat dan tidak sehat saja dari tim medis,” jelasnya.  (Ts/011)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim Sentra Gakkumdu Hari Ini Jadwalkan Periksa Kepala BKD dan Kabid Mutasi

Rab Sep 16 , 2020
DOMPU,TRIBUNTim Sentra Gakkumdu hari ini menjadwalkan pemeriksaan Kepala BKD dan PSDM Ir Ruslan dan Kabid Mutasi M Su’ud SST sebagai saksi atas kasus dugaan Tindak Pidana Pemilu (Tipilu). Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu Ivan Roland Cristovel SIK ditemui dikantornya, Rabu (15/2020) membenarkan, bahwa pihaknya […]