Masih Dibawah 50 Persen, Presiden Minta Percepat Belanja Daerah

Jakarta, Tribun-sumbawa.com – Saat memberikan pengarahan kepada para gubernur dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, (01/09), Presiden Joko Widodo meminta agar anggaran belanja daerah segera digunakan untuk pergerakan ekonomi di daerah-daerah. Sebab, percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan salah satu yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi.

“Saya minta percepat belanja APBD provinsi dan perintahkan untuk bupati dan wali kota agar APBD kabupaten dan kota terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal, belanja bansos ini betul-betul disegerakan sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan meningkatkan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Data yang diterima Presiden, hingga 27 Agustus 2020 lalu, rata-rata nasional untuk realisasi belanja APBD provinsi masih berada di angka 44,74 persen. Sementara untuk realisasi di tingkat kabupaten dan kota juga baru mencapai 48,8 persen.

Kepala Negara meminta para kepala daerah untuk mencermati hal tersebut. Sebab, realisasi anggaran pemerintah daerah amat dibutuhkan untuk beredarnya uang di daerah dan realisasi terhadap bantuan sosial yang diterima masyarakat daerah.

“Realisasi APBD seperti ini setiap hari saya ikuti. Semua provinsi, kabupaten, dan kota kelihatan semua angka-angkanya. Tolong betul-betul angka-angka ini diperhatikan sehingga realisasi untuk pengadaan barang dan jasa untuk belanja modal atau belanja bansos itu benar-benar segera terealisasi,” tandasnya. (Ts/011/Setpres)

wartawan tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Diduga Pengedar Narkotika, Seorang Wanita Diringkus Timsus Polsek Pekat

Rab Sep 2 , 2020
DOMPU,TRIBUNTim khusus (Timsus) Polsek Pekat di bawah pimpinan IPDA Muh. Sofyan Hidayat, S. Sos berhasil meringkus seorang wanita berinisial AGR (29) warga Desa Doropeti Kecamatan Pekat, Selasa (1/9/2020) siang, sekitar pukul 10.30 Wita.Kapolsek Pekat melalui Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah mengatakan, penangkapan wanita ini berawal dari informasi […]