Pembangunan Sentra Industri Garam Sumbawa Kembali Berlanjut

Sumbawa Besar, Tribun-sumbawa.com – pembangunan sentra industry kecil menengah garam di Labuhan Bontong yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PErindustrian RI kembali berlanjut. Sebelumnya, pembangunan sempat dihentikan karena pandemic covid-19.

“Ini kegiatan sudah dimulai diawal tahun. Sudah ada gambar, RAB dan lainnya. tapi karena kebijakan situasional pandemic covid, maka 8 april lalu semua kegiatan dihentikan. Namun kemudian, awal juli kemarin ternyata itu dibuka lagi prosesnya,” kata Arief, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menegah dan Perindustrian Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya, Selasa (29/07).

Diungkapkan, pembangungan sentra garam tersebut dilanjutkan, karena keberadaan instalasi tersebut berkaitan langsung dengan stimulus ekonomi industry kecil dan menengah. “Sekarang tengah konsolidasi, penyusunan dan penyempurnaan dokumen terkait rencana pembangunan dan pengadaan disana. Nanti disana ada dua. Pertama Pembangunan infrastrukutr, gedung lab. Kedua, pengadaan berapa alat yang berkaitan dengan system garam yodium,” jelasnya.

Dikatakan, dengan instalasi tersebut, nantinya selain akan meningkatkan kuantitas produksi, juga akan meningkatkan kualitas garam yang memenuhi aspek kesehatan dengan kandungan yodium. Sehingga keberadaan instalasi garam, akan menjawab sebagian besar persoalan garam lokal, terutama untuk konsumsi dengan standart kesehatan.

“Dan labuhan bontong ini sangat memungkinkan terwujud. Manfaat kelak setelah ini sukses, niscaya akan menjawab sebagian persoalan kita untuk pemenuhan konsumsi garam yodium lokal. Sekalipun sudah ada yang jalan seperti di koperasi laut biru labuhan kuris, masih sedikit. Dengan dilabuhan bontong ini, usai pembangunan dan instalasi, maka akan lebih banyak disampaing kualitas akan semakin baik,” ucapnya.

Saat ini, kelompok petani garam di labuhan bontong beroperasi dengan hasil produksi kecil dan dengan kualitas seadannya. “Ini memberdayakan kelompok petani garam yang ada disana. Yang dihimpun oleh koperasi garam, itu sudah jalan disana. Nanti akan terasa lompatan, sekarang hanya bisa dengan output kecil dengan kualitas seadanya. Kita beri bobot di kuantitas dan kualitas,” ujarnya. (Ts/011)

wartawan tribun

One thought on “Pembangunan Sentra Industri Garam Sumbawa Kembali Berlanjut

  1. Kami sangat kalau pengembangan garam kabupaten sumbawa maju ….membangun tanah samawa dan NTB adalah kewajiban sebagai warga Sumbawa,NTB.tapi tolong perhatikan kami yg sudah berkecimpung semenjak th 2015….alhamdulillah thn ini koperasi industri laut biru sdh memiliki SNI….tapi masih banyak fasilitas kami yg masih kurang….seperti gudang penyipanan bahan baku,penyimpanan barang jadi, dan mesin pelebur garam yg bisa kapasitas standar saja….supaya pemenuhan garam yodium kabupaten sumbawa lengkap sdh….ada yg halus dan yg kasar……harapan kami dari koperasi indutri laut biru benahi kami karena kekurangan yg tiga poin di atas adalah saran dari tim auditor nasional surabaya……kami selalu berdoa semoga sumbawa mampu bersaing dengan daerah lain di indonesia ,dengan kerja keras kita semua,semoga Allah SWT selalu melimpahkan hidayah kepada kita semua Aminnnn….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Syarat Masuk UKM ke JPS Minta Dilonggarkan

Rab Jul 29 , 2020
Sumbawa Besar, Tribun-sumbawa.com – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menegah dan Perindustrian Kabupaten Sumbawa, Arief meminta agar Pemprov NTB untuk melonggarkan persyaratan UKM untuk memasukkan produk secara langsung dalam program JPS Gemilang. Sebab, hampir seluruh UMK yang ada didarerah tidak berbadan hukum misalnya Persekutuan Komanditer atau commanditaire vennootschap (CV). Sehingga […]