Per 1 Juli PSBK Kota Bima Dicabut

Kota Bima,Tribun-sumbawa.com – Sekitar 24 Juni 2020 lalu Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 menyatakan status Kota Bima telah menjadi zona hijau. Maka 1 Juli 2020 mendatang Pemerintah Kota Bima secara resmi akan mencabut Perwali tentang  Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Kelurahan (PSBK).  Demikian disampaikan Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE pada Rapat Koordinasi Camat dan Lurah Se- Kota Bima di Aula Kantor Walikota Bima, Senin (29/06).

Dikatakan, bersamaan dengan dicabutnya Perwali tersebut maka posko dan penjagaan di Perbatasan maupun beberapa posko lainnya di pintu masuk Kota Bima dan Rumah Sakit Darurat, ditiadakan. Selanjutnya, penanganan Covid-19 usai pencabutan PSBK nantinya dengan memperkuat system pelaksanaan kelurahan mandiri.

“Disinilah peran lurah melalui RT/RW bekerja sama dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak dalam penanganan covid-19 melalui kelurahan mandiri dan pencanangan kampung sehat”, jelas Wali Kota Bima.

Senada dengan yang disampaikan oleh Wali Kota Bima, Wakil Walikota Bima juga mengharapkan agar seluruh Lurah yang ada untuk berlomba-lomba menjadikan kelurahannya menjadi kelurahan mandiri mulai dari aspek keamanan, kesehatan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Dan meski dengan dicabutnya perwali PSBK penanganan protap kesehatan covid-19 tetap berjalan yakni disiplin menggunakan masker ketika beraktivitas dan menjaga jarak satu sama lainnya.

“Pembatasan aktivitas baik itu kerumunan seperti pernikahan, kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya diperbolehkan namun dengan tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan covid-19,” tegasnya. (Ts/Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com