Lama Ditinggal Istri TKW, Seorang Pria di Dompu Garap Anak Kandungnya Sendiri

DOMPU,TRIBUN

    Untuk kesekian kalinya kasus dugaan pencabulan terhadap anak kandung kembali terjadi di Kabupaten Dompu. Seorang bocah berusia 3 tahun menjadi korban pelampiasan nafsu bejat ayahnya sendiri berinisial MN (43) warga Kelurahan Potu Kecamatan Dompu.

Korban sebut saja namanya Mawar (Nama disamarkan) ditinggal pergi ibunya menjadi TKW. Selama ini korban diasuh oleh neneknya (orang tua ibu korban) di Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH.S.I.K melalui Paur Subbag Humas Aiptu Hujaifah., mengatakan, kasus pencabulan terjadi pada, Selasa (02/06/2020) sekitar pukul 03.00 Wita. Aksi pelaku terbongkar setelah sang anak menangis akibat rasa sakit pada bagian kemaluanya.

“Kejadian pertama kali diketahui oleh nenek korban bernama Aisyah,”kata Hujaifah.

Kronologis kasus pencabulan itu, lanjutnya,  berawal ketika pelaku dan anak ini menginap satu kamar dirumah neneknya (Mertua Pelaku) di wilayah Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja. Pada malam kejadian AS terbangun karena mendengar cucunya menangis di dalam kamar.

Mendapati cucunya menangis, Aisyah kemudian memangil menantunya dan menanyakan penyebab korban menangis. Semula MN berkilah bahwa anaknya menangis minta Handphon.

“Selang beberapa saat kemudian, Aisyah mendengar lagi suara desahan MN disertai suara tangisan korban, oleh AS kemudian bertanya lagi, dan pelaku kembali berkilah kalau anaknya menangis karena ada tikus dibadannya,”terangnya.

Setelah pagi hari ketika korban terbangun dari tidurnya, korban langsung meminta neneknya untuk mencuci kencingnya. Saat itulah korban mengeluh kesakitan pada bagian vaginanya.

“Saat itu, neneknya melihat ada luka lecet pada bagian bibir kemaluan korban. Neneknya juga melihat ada cairan sperma di sekitar kemalauan korban, ”ungkap Hujaifah.

Mengetahui hal itu, Aisyah sempat menanyakan penyebab sakit yang dialami cucunya, saat itu oleh korban menjawab bahwa rasa sakit yang dialaminya karena diganggu oleh bapaknya. Dihadapan neneknya, korban juga sempat memperagakan perbuatan bapaknya sambil menggoyangkan pantatnya.

Mendengar cerita cucunya, Aisyah kemudian melapor kepada suaminya (Kakek Korban). Sejak korban dicabuli, (Selasa red) korban terus mengeluh merasakan kesakitan di kemaluanya.

Pada Kamis (04/06/2020), Aisyah kemudian membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan medis, membenarkan adanya luka lecet pada bagian vagina korban.

“Pada hari Kamis sekitar pukul 21.00 Wita, keluarga langsung melapor kejadian itu ke Mapolres Dompu,” ungkap Hujaifah.

Menindak lanjuti laporan tersebut lanjut Hujaifah, penyidik kemudian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Pada Jum’at (05/06) sekitar pukl 21.00 Wita, anggota Polres Dompu bersama menangkap pelaku di rumahnya di Kelurahan Potu.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com