217 Kategori Dua (K2) 256 Dompu Terima SK PNS

DOMPU,TRIBUN

    Sebanyak 217 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori Dua (K2) 256 Kabupaten Dompu, Rabu  (13/5/2020) menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Penerimaan SK PNS tersebut dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM) Kabupaten Dompu.

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Kepala BKD & PSDM Kabupaten Dompu Ir. Ruslan, M.SI., kepada Ketua Forum K2 256 Kabupaten Dompu Kusuma Atmaja dan Rosdiana.

Kegiatan penyerahan SK PNS turut dihadiri Kabag Tatapem A. Halik, BA dan Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Daerah Setda Dompu Muhammad Iksan, SST.,M.Si serta Kabid Mutasi dan Kesejahteraan BKD dan PSDM Kabupaten Dompu Muhammad Suhud,SST.

Dalam penyampaianya, Kepala BKD dan PSDM Ir, Ruslan, M.Si  mengatakan, dari 217 orang penerima SK PNS, baru 213 orang yang sudah dicetak SK. Sedangkan 4 orang akan menyusul  karena masih ada kekurangan, “tapi masa berlaku TMT tetap dihitung sama, “ujarnya.

Kepada perwakilan K2, Ruslan menyampaikan permohonan maaf Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin atas keterlambatan dalam pemrosesan SK PNS bagi K2 256. 

“Keterlambatan itu karena ada beberapa kendala dan tahapan yang harus dilalui, “ungkapnya.

Ruslan juga menyebut, bahwa Bupati Dompu sangat berharap agar K2 134 juga bisa mengantongi SK PNS seperti 256. Tapi karena sesuatu hal, untuk saat ini mereka tidak bisa mendapatkan SK dimaksud.

Lebih lanjut Ruslan mengatakan, biasanya penerimaan SK PNS dilakukan dalam acara seremonial dan disertai pembinaan. Tetapi karena pandemic Covid -19 sehingga tidak bisa dilaksanakan.

Sementara itu, perwaklan K2 256 menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Dompu beserta jajarannya atas diberikanya SK PNS kendati penantianya Lima tahun, “Ini merupakan hadiah yang luar biasa bagi kami di bulan Ramadhan ini,”ucapnya.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf karena selama beraksi menuntut SK PNS telah berakibat mengganggu Bupati dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang Kepala Daerah. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Bupati beserta jajaranya. Semoga kedepanya kami bisa menjadi Aparatus Sipil Negara (ASN) yang baik, “katanya.(TS/RF*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *