“Khawatir Terjangkit Covid-19” Pemkab Dompu Siapkan Protap Penjemputan 133 Jama’ah Tabligh Dompu

DOMPU,TRIBUN

    Khawatir 133 orang warga Dompu terjangkit Covid-19, Kamis (26/3/2020), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu menggelar rapat mempersiapkan protap penjemputan 133 Jama’ah Tabligh asal Kabupaten Dompu yang balik dari mengikuti Ijtima Dunia Zona Asia 2020, di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.

    Rapat yang digelar di ruang rapat kerja Bupati Dompu dipimpin langsung Sekda Dompu, H Agus Buhari SH.M.Si. Turut hadir dalam rapat, Asisten III Setda Dompu, Drs, H Gazyamansury, M.Ap. Ketua Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Dompu, Jufri ST.MT, beberapa pimpinan OPD, Kepala Puskesmas se Kabupaten Dompu bersama para Danramil dan Kapolsek serta Camat se Dompu.

    Sekda Dompu, H Agus Buhari, dalam sambutanya mengatakan, rapat mempersiapkan penjemputan 133 orang jamaah tabligh ini sebagai upaya bersama mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Dompu, mengingat 133 warga Dompu yang mengikuti Ijtima Dunia Zona Asia 2020, di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan akan kembali ke Dompu.

    “Kita tahu bersama bahwa mobilitas penduduk di Provinsi Sulawesi Selatan cukup besar. Terlebih lagi Makasar merupakan zona merah Covid-19, maka penting bagi kita untuk melakukan pengawasan dan pengecekan kesehatan warga Dompu yang datang,“katanya.

    Pengawasan dan pengecekan kesehatan warga Dompu ini kata Sekda, bertujuan agar mereka yang kembali dari daerah Zona Merah Covid-19 tidak ikut menulari warga lainya.

    Sementara Ketua Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Dompu, Jufri ST.MT., menyampaikan, bahwa ke 133 warga Dompu yang kembali dari Makasar itu akan ditetapkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Vocid-19, karena mereka datang dari daerah Zona Merah Covid-19.

    “Ada atau tidak ke 133 orang ini terindikasi terjangkit Covid-19 mereka akan tetap di kenakan status ODP, “kata bang jeff sapaan akrab Jufri ST,MT.

    Ketua Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Dompu juga menjelaskan, teknik penjemputan 133 orang warga Dompu. Dimana, Pemkab Dompu telah menyiapkan 10 yunit mini bus yang dilengkapi tim kesehatan dan 3 dokter.

    Jufri menambahkan, sesuai protap di KP3, bahwa sebelum jamaah turun dari kapal mereka akan dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan dari KP3, setelah dinyatakan tidak bermasalah dengan Covid-19 selanjunya tim kesehatan dari Kabupaten Dompu akan melakukan pengecekan kembali sebelum dinaikan ke Mobil yang telah disemprot disinfektan.

 “Yang menjadi tugas bersama kita bagaimana melakukan pengawasan isolasi mandiri ke 133 orang pada setiap kecamatan. Untuk itu yang menjadi tugas dari Kapolsek dan Danramil yakni melakukan pengawasan terhadap isolasi mandiri bagi 133 orang ini, “ungkapnya.

Protap tersebut kata Jufri, tidak hanya berlaku bagi 133 orang jamaah tabligh itu, tapi berlaku juga bagi mahasiswa yang datang dari daerah yang menjadi zona merah Covid-19.

“Mahasiswa yang datang dari daerah yang menjadi Zona merah Covid-19 tetap kita kenakan status ODP, “tandasnya.

Usai Ketua Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Dompu Jufri ST.MT menjelaskan protap penjemputan 133 jamaah tablig, rapat kemudian ditutup.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com