Isu Penculikan Anak di Dompu Resahkan Para Orang Tua

DOMPU,TRIBUN

    Isu penculikan anak yang semakin senter akhir-akhir ini, membuat resah para orang tua. Isu yang terus berkembang di masyarakat, media social dan media elektronik semakin menguatkan rasa kecemasan bagi orang tua dan anak anak dalam beraktifitas.

Julkifli salah satu orang tua yang anaknya masih duduk dibangku Sekolah Dasar mengatakan, mulai merasakan kecemasan terhadap isu penculikan anak tersebut.

“Takut juga dengan isu itu, apalagi saya punya anak dua yang masih duduk dibangkus SD, “katanya saat dimintai komentarnya terkait isu penculikan anak itu.

Hal yang sama disampaikan Nurmi, seorang ibu yang anaknya sekolah di Sekolah Dasar ini rela menunggu anaknya sampai pulang sekolah.

“Takut juga jika isu penculikan ini benar, apalagi lokasi sekolah anak saya di pinggir jalan besar,” terang Nurmi.

Ia berharap, pada saat jam masuk dan pulang sekolah ada aparat petugas kepolisian atau petugas keamanan berjaga di sekolah, sehingga perasaan ketakutan anak dan orang tua bisa berkurang.

Sementara Putri Salsabila salah satu siswi SD kelas 5 di Dompu mengaku merasa ketakutan ke sekolah, karena jarak antara sekolah dan rumahnya cukup jauh, sementara lokasi sekolahnya tersebut juga berada di pinggir jalan.

“Mulai takut, tiba-tiba nanti ditarik paksa ke atas mobil,” ujar Putri Salsabila ditemui di sekolahnya, Jum’at {7/2/2020}.

Sementara terlihat di beberapa sekolah di Dompu, para orang tua sudah mulai waspada terhadap isu penculikan tersebut. Mereka rela mengantar dan menjemput anak mereka ke sekolah demi menghindari kejadian buruk tersebut.

Menanggapi isu penculikan anak itu, Kepala dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Dompu, Hj Daryanti Kustilawati SE, M.Si ditemui dikantornya, Jum’at {7/2/2020} mengingatkan para orang tua untuk terus mengawasi anaknya.

“Upayakan anak ke sekolah di antar, begitu juga pulangnya dijemput. Berikan rasa kenyamanan dan keamanan pada anak kita, “ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat SH, SIK yang dimintai komentarnya terkait isu penculikan anak melalui pesan WhastAp mengatakan, isu dan berita itu sudah pernah muncul di Mataram dan hal itu sudah diklarifikasi beritanya bahwa isu itu tidak benar alias Hoaks.

“Dan untuk wilayah Dompu sendiri belum ada laporan terkait adanya anak hilang, “kata Kapolres Dompu.

Kapolres menghimbau warga Dompu jangan cepat percaya dan mudah termakan isu, sehingga nanti ada korban yang tidak bersalah menjadi sasaran main hakim sendiri masyarakat, karena yang belum jelas apa yang diperbuat orang yang dianggap dicurigai.{TS/RF}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com