“Terkait Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran KNPI” Penyidik TIPIKOR Polres Dompu Kembali Layangkan Surat ke Dua ke BPKAD

DOMPU,TRIBUN

    Penyidik Tindak Pidana Korupsi Polres Dompu akan melayangkan surat ke dua ke Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Dompu terkait permintaan dokumen pencairan anggaran hibah tahun 2018-2019 untuk KNPI Dompu versi Papua.

“Kami akan melayangkan surat ke dua ke BPKAD Dompu, karena surat pertama tidak ditanggapi. Kami butuh dokumen itu untuk menindaklanjuti laporan kasus dugaan penyimpangan anggaran KNPI Dompu versi Papua tahun 2018-2019, “kata Kanit III Tipikor Polres Dompu IPDA Arifurrahman, SH.,ditemui dikantornya, Senin (20/1/2020).  

Menurutnya, dokumen hibah itu penting bagi kami untuk mengetahui proses pencairan dan penggunaan anggaran dimaksud. “yang pasti di dokumen itu ada semua, mulai dari SK Bupati ke KNPI versi Papua, penggunaan anggaran, besarnya anggaran dan lainnya, “ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Polres Dompu tengah menyelidiki kasus dugaan penyimpangan anggaran KNPI Dompu versi Papua tahun 2018-2019. Dalam kasus ini, Polisi telah memeriksa Ketua KNPI Dompu versi Papua RR, ST dan Bendahara Jf, SE.

   Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Dompu Bulan November Tahun 2019 oleh salah satu lembaga pegiat anti korupsi.

    Adapun total alokasi anggaran KNPI Dompu versi Papua, untuk tahun 2018 senilai Rp. 400 juta. Sementara tahun 2019 hanya Rp. 200 juta yang dicairkan dari total Rp.400 juta yang dialokasikan.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com