“Dihadiri Ditjen PKH Kementrian Pertanian RI” Disnakeswan Dompu Gelar Kontes Ternak

DOMPU,TRIBUN

    Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Dompu, Kamis (3/10/2019) menggelar kegiatan Kontes Ternak. Kegiatan ini digelar dalam rangka mewujudkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program Terpijar. Kegiatan tersebut dihadiri, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementrian Pertanian RI, DR, Drh I Ketut Diarmita, MP.

Acara yang berlangsung di lapangan Beringin Dompu itu turut dihadiri, Bupati Dompu, Drs, H Bambang M Yasin, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Ir, Hj Budi Septiani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Dompu, Ir, Zainal Arifin M.Si. Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo S.IK, M.IK, Dandim 1614 Dompu, Letkol Dandim 1614/Dompu Inf Ali Cahyono S.Kom, Ketua Pengadilan Negeri Dompu Mukhlassuddin SH, Ketua Pengadilan Agama Ahmad Rifaid SH Para Kepala OPD, Camat, Ketua PKK Dompu dan petani ternak se Dompu. Hadir pula dalam momentum ini, Wakil sementara DPRD Dompu.

Kegiatan kontes ternak ini, diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari petani ternak di masing masing Kecamatan se-Kabupaten Dompu. Mereka masing masing membawa ternaknya untuk dinilai oleh para dewan juri dalam kegiatan tersebut.

Sebelum kegiatan dimulai, Ditjen Pertenakan dan Kesehatan Hewan (PKH) RI, Dr. I Ketut Diarmita MP dan Kepala Disnakkeswan Provinsi NTB yang didamping oleh Bupati Dompu beserta Kapolres Dompu, Dandim 1614/Dompu dan lainnya, melakukan pengecekan secara langsung terhadap jenis jenis ternak sapi diarena kontes. Bahkan menariknya lagi, salah satu pemilik ternak sapi diarena kontes tersebut adalah anggota Kepolisian yang bertugas di wilayah hukum Polres Dompu.

Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, dalam sambutannya diacara kontes ternak mengatakan, bahwa kegiatan kontes ternak ini tidak hanya menonjolkan sapi, tapi bagaimana kita ikut memasarkan pakan sapi dengan bahan utama limbah jagung, daun, batang, kulit dan tongkol jagung ke masyarakat luas.

“Kita harus bisa dan mampu menyakinkan ke masyarakat terhadap keberadaan pakan berbahan utama limbah jagung ini, karena limbah jagung ini kaya akan nutrisi bagi ternak. ”Ujarnya.

Bupati juga menyebut, keberadaan limbah jagung untuk pakan ternak ini diperlukan pengolahan pakan yang memadai dengan alat tekhnologi yang baik. Sehingga pakan yang diproduksi, memiliki nilai jual untuk menambah penghasilan pendapatan petani ternak maupun pihak pengolah limbah jagung tersebut.

“Bila perlu kita di Dompu bukan hanya mengirim jagung menggunakan kapal. Tapi limbah jagung kita kirim dengan kapal, ”ungkapnya. Seraya menambahkan, kita harapkan kedepannya, Petani di Dompu tidak hanya dapat uang dari biji jagung. Akan tetapi juga mendapatkan uang dari hasil limbah jagung.

Sementara itu, Ditjen Pertenakan dan Kesehatan Hewan (PKH) RI, Dr. I Ketut Diarmita MP, dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi kinerja Kepala Disnakkeswan Kabupaten Dompu, Ir, Zainal Arifin M.Si karena mampu memberikan perubahan dan kemajuan yang luar biasa dalam dunia peternakan dan kesehatan hewan di Dompu.

Ditjen PKH juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, yang telah berhasil membuat masyarakat dan daerah Dompu menjadi maju dengan jagungnya.

Dia juga mengatakan, bahwa modal menjadi peternak itu ada empat yakni, memberikan makan dan air dengan baik terhadap ternak. Dia juga mengajak, agar para peternak agar tetap menjaga populasi ternak sapi.

“Mari kita jaga agar populasi ternak sapi di Dompu tetap meningkat naik. Hal ini kita lakukan dengan cara tidak menyembelih sapi betina produktif,” terangnya.

Ditjen PKH juga meminta warga Dompu tidak menyembelih ternak yang dalam keadaan bunting. Hal itu, selain bertentangan dengan aturan, juga berdosa apabila melakukanya.

”Untuk diketahui bersama, jika kita menyembelih ternak dalam keadaan bunting, maka dosanya sebanyak bulu sapi itu. Makanya kita jangan sekali sekali melakukan hal itu,” jelasnya.

Ditjen PKH juga menyampaikan, sangat mengapresiasi pakan ternak yang berbahan limbah jagung. Hal ini akan mampu memberikan nilai tambah petani ternak. Selain itu pakan ternak sangat baik untuk kesehatan ternak.

“Di Dompu banyak sekali petani menanam jagung, tentunya limbah jagung mudah di dapatkan. Tapi peternak harus terus belajar bagaimana cara mengolah limbah jagung itu sehingga menjadi pakan, “ungkapnya.

Disatu sisi, usai penyampaian Ditjen PKH kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman nama peserta lomba kontes ternak oleh panitia pelaksana kegiatan. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang yang diserahkan secara langsung oleh Ditjen PKH dan Bupati Dompu beserta beberapa pejabat lainnya.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com