ISTA 2019, Pokdarwis ‘Alam Asri’ Sukses Toreh Hasil Memuaskan


SUMBAWA BARAT, TRIBUN   

Kesuksesan Pokdarwis Alam Asri  di Dusun Jelenga Desa Beru Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, mendapat penghargaan di ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) tahun 2019. Kategori yang didapatkan adalah pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal.      

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alam Asri merupakan salah satu kelompok kerja binaan Amman Mineral Nusa Tenggara. Pokdarwis Alam Asri terpilih sebagai salah satu pemenang dari total 5 pemenang lainnya. Nilai tertingginya memiliki program pelestarian lingkungan dan pembangunan destinasi wisata berbasis masyarakat.      

 Pokdarwis ini juga menjadi satu-satunya peserta dari Pulau Sumbawa yang masuk dalam nominasi penghargaan ISTA di antara 362 peserta lainnya dari seluruh Indonesia yang turut berpartisipasi. 

 “Selamat kepada Kelompok Sadar Wisata Alam Asri atas penghargaan dari Kementerian Pariwisata. Kami turut bangga dengan prestasi yang berhasil diraih dan menjadi penyemangat kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Sumbawa Barat, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan penggerak roda perekonomian setempat,” kata Senior Manager Social Responsibility Amman Mineral Syarafuddin Jarot.
      Pembinaan Pokdarwis Alam Asri merupakan salah satu bentuk sinergi program pengembangan masyarakat yang dilakukan oleh Amman Mineral bersama Pemkab Sumbawa Barat di bidang pariwisata. Amman Mineral membantu pembinaan pokdarwis Alam Asri ini melalui penyediaan modal kerja dan berbagai fasilitas wisata di Pantai Jelenga.
      Ada pula pendampingan dan pelatihan manajemen usaha pariwisatanya. Sedangkan untuk penguatan kelembagaan Pokdarwis dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat. 
       “Sumbawa Barat sangat kaya akan beragam potensi wisata, termasuk pantai-pantai dengan keunggulan tersendiri, seperti ombak, pasir putih dan cuaca yang mendukung untuk dilakukan paralayang. Bahkan beberapa pantai di sini sangat berdekatan dengan lokasi tambang Batu Hijau tempat kami beroperasi,” kata Jarot. 
       Kami berharap agar potensi kekayaan alam yang ada ini semakin bisa dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan pembangunan di Sumbawa Barat,” imbuhnya.
      Menanggapi prestasi yang diraih, Jibrata Utama Arsyah Ketua Pokdarwis Alam Asri menyatakan, apa yang diraih saat ini tidak terlepas dari bantuan perusahaan Amman Mineral Nusa Tenggara, menurutnya perusahaan tambang Batu Hijau tersebut, merupakan mitra Pokdarwis yang telah membantu baik dalam bentuk dana dan pendampingan program.    

  Sedangkan Pemda KSB dikatakan Jibrata, hanya membantu dalam bentuk pelatihan-pelatihan, kedepan ia berharap Pemda KSB dapat membantu dalam proses penyelesaian tata ruang dan pembukaan jalan baru dikawasan destinasi agar akses mudah dilalui oleh pengunjung dan dapat memberikan ruang untuk investor untuk membangun dengan adanya akses jalan.
      “Selain itu, kami berharap Pemda KSB membantu kami menyediakan fasilitas-fasilitas tambahan untuk memancing wisatawan domestik ataupun manca negara untuk berkunjung,” harap Jibrata.
      ISTA merupakan penghargaan dari Kementerian Pariwisata untuk destinasi yang telah menerapkan sistem pariwisata berkelanjutan. Ajang ISTA ini sudah diselenggarakan untuk yang ketiga kalinya. 
       Ajang ini terbuka untuk seluruh pengelola destinasi pariwisata, baik pengelola kawasan, agen perjalanan, penyedia jasa, yayasan, maupun masyarakat lokal. (ts/budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com