Inspektorat Sumbawa Targetkan Kapabilitas APIP Masuk Level 3


SUMBAWA BESAR, TRIBUN

Inspektorat Kabupaten Sumbawa menargetkan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada tahun 2019 ini telah memasuki tahapan menuju posisi Level 3 (integrated). Kapabilitas APIP menjadi salah satu fokus dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dengan target sudah mencapai level tiga pada tahun 2019.

‘’Target kita (Inspektorat Sumbawa) itu naik ke level 3 di tahun 2019 ini,’’ kata Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa – Ishak Solihin SH kepada Tribun Sumbawa.

Diungkapkan, saat ini Inspektorat Sumbawa berada di level 2, dari 5 level yang ada. Ketika Level 3 ini nantinya telah dicapai, artinya kemampuan APIP di lingkungan Inspektorat Sumbawa telah mampu melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas, ekonomis terhadap suatu kegiatan, serta mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal. ‘’Kita sekarang berada di level 2, dan kita menuju level 3. Itu sampai 5 level. Sekarang ada penilaian di Bali,’’ ujarnya.

Untuk diketahui, Level IA-CM : Level 1 sampai dengan Level 5. Dimana Level 1 : Initial  (APIP belum dapat memberikan jaminan atas proses tata kelola sesuai peraturan dan belum dapat mencegah korupsi). Level 2 : Infrastructure  (APIP mampu menjamin proses tata kelola sesuai dengan peraturan dan mampu mendeteksi terjadinya korupsi). Level 3 : Integrated  (APIP mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian intern). Level 4 : Managed  (APIP mampu memberikan assurance secara keseluruhan atas tata kelola, manajemen risiko,  dan pengendalian intern). Level 5 : Optimizing (APIP menjadi agen perubahan).

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan audit kinerja terhadap 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Sumbawa. Audit kinerja ini menurutnya, salah satu syarat untuk meningkatkan level dimaksud. ‘’Salah satunya didalam program kerja pengawasan tahunan (PKPT) harus kita melakukan audit kinerja. Tiap tahun kita buat program itu, apa saja yang akan diperiksa, kita susun disitu,’’ terangnya.

Untuk melakukan audit ini, nantinya pihak Inspektorat Sumbawa akan membentuk 8 tim yang akan turun ke lapangan. Dalam audit kinerja itu nantinya, lebih diutamakan 3E (efektif, efisien dan ekonomis). ‘’Hasil pemeriksaan tahun kemarin cukup bagus. Awalnya kita lakukan hanya 4 OPD. Sekarang 16 OPD untuk pemeriksaan berikutnya,’’ pungkasnya. (TS/002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com