Disperkim Dompu Akan Kembangkan Sistim Informasi Berbasis Data Terpadu RTLH

DOMPU,TRIBUN

    Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Dompu akan mengembangkan sistim informasi basis data terpadu RTLH. Basis data terpadu ini merupakan sistem data elektronik yang berisi nama dan alamat yang memuat informasi sosial dan demografi warga Dompu.

“Dengan sistim basis data terpadu secara elektronik ini, semua OPD di Dompu bisa menginput sumber data dari kami, ”kata Plt Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Dompu, Syaifudin, ST.,ditemui dikantornya, Jum’at (31/8/2019).  

Syaifudin menambahkan, tujuan utama sistim basis data terpadu secara elektronik ini bagaimana program kita tepat guna dan tepat sasaran.

“Kedepanya sistim basis data bantuan tidak lagi dilakukan secara manual, tapi menggunakan sistim data elektronik, “terangnya.

Syaifudin juga menyebut, pihaknya berencana menerbitkan regulasi pedoman pembangunan pengembangan perumahan. Setelah regulasi ada, pihaknya akan membuat sistim data base informasi perumahan.

“Regulasi pedoman pembangunan pengembangan perumahan ini rencananya kita gulirkan tahun depan, “ungkapnya.

Syaifudin juga mengatakan, pihaknya telah menandatangani MoU dengan Dinas Dukcapil Dompu dalam rangka pengambilan data KK. Dimana semua data KK di seluruh Kabupaten Dompu yang terferifikasi oleh Disdukcapil sudah ada di Dinas Perumahan dan Pemukiman.

“Dengan modal data KK dari Disdukcapil itu, rencananya kita akan lakukan sosialisasi di 3 Desa di kecamatan Pajo, yakni desa Tembalae, Ranggo dan Desa Woko “terangnya.

Lebih lanjut Syaifudin mengatakan, tiga desa di Kecamatan Pajo itu menjadi proyek awal kami untuk mengukur kemampuan personil kami dilapangan, “kemampuan petugas untuk memahami pola kegiatan dilapangan bertujuan untuk mencari format yang tepat untuk kegiatan ini, “ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman pendataan RTLH sebelumnya, sehari petugas mampu mendata 20 rumah, jika pendataan ini dilakukan di Kecamatan Dompu, kemungkinan bisa tuntas dalam 3 bulan.

“Berdasarkan pengalaman itu, pada tahun anggaran APDB-P ini kami mencoba merubah pola dengan menempatkan petugas di setiap Desa, “ujarnya.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com