Tim Peneliti Amerika Prihatin Ancaman Serius Mercury


SUMBAWA BARAT, TRIBUN

Tim peneliti dari Cornell University, Ithaca Newyork, Amerika Serikat mengaku prihatin terhadap dampak dari penggunaan Mercury (Hg) di sejumlah wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.      Prof. Jennifer Goldstein, Dosen Cornell University mengaku telah meneliti dan mengunjungi sejumlah titik tempat aktifitas penambangan emas tanpa izin di wilayah setempat, dan menyatakan tingkat pencemaran sudah sangat mengkhawatirkan.
      “Ini masalah serius, bagi ancaman ekosistem lingkungan, flora, fauna dan manusia,” kata, Jennifer, saat berkunjung di Tatar, Desa Tongo Loka, Kecamatan Sekongkang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat minggu lalu.
      Jennifer bersama rekan sesama peneliti, Dr. Sofian Anshori mahasiswa pasca sarjana di Cornell University Amerika Serikat. Selain, Tatar keduanya mendatangi pusat penambang emas tanpa izin di Desa Lamunga, Kecamatan Taliwang. Keduanya, berdialog dengan penambang, mengambil semple hasil olahan gelondong dan limbah cair bekas gelondong.
      Menurut, Jennifer keseimbangan lingkungan sangat mempengaruhi ekosistem floura, fauna dan manusia. Jika ini terganggu akibat pencemaran lingkungan, maka kondisi alam atau ekosistem akan berubah serta berdampak buruk bagi kehidupan manusia.
      “Kita sangat konsen terhadap situasi dan pengendalian dampak lingkungan akibat pencemaran limbah bahan kimia Mercury dan Sianida,”ujar, Jennifer.
      Keduanya berharap, kondisi lingkungan bisa segera di rehabilitasi meski butuh waktu dalam jangka panjang. Namun, harus dilakukan sesegera mungkin sebelum menimbulkan berbagai dampak, sosial, kesehatan dan keberlanjutan sumber daya alam.       Sebelumnya satuan Brimob Polres Sumbawa Barat pada beberapa hari lalu telah melakukan penertiban penambang liar atau biasa di sebut dengan PETI.      Penertiban ini di lakukan berdasarkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama dengan TNI Polri yang akan menghentikan segala aktifitas yang mencemari lingkungan.
      Kegiatan penertiban penambang liar ini dilakukan di gunung Tongo loka Desa Tatar Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat. “Lokasi penertiban PETI ini dilakukan di gunung Tongo Loka Desa Tatar, dikareankan lokasi ini masih termasuk lokasi hak guna usaha PT. AMNT,” jelas Komandan Kompi 2 Brimob Polres Sumbawa Barat, IPTU. Sulaiman.(ts/budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com