Disnakeswan Dompu Gencar Laksanakan KIE di wilayah Zona Merah Rabies

DOMPU,TRIBUN

    Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Dompu intens melakukan Koordinasi Informasi Edukasi (KIE) ke beberapa wilayah zona merah rabies. KIE bertujuan memprofokasi masyarakat agar perduli tentang bahaya rabies karena sampai hari ini kasus gigitan rabies masih terjadi.

    Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Dompu, Ir, Zainal Arifin, M.Si.,ditemui dikantornya mengatakan, KIE gencar dilaksanakan sekaligus merencanakan pengendalian populasi Hewan Pembawa Rabies (HPR).

Dia juga mengatakan, petugas yang melaksanakan KIE bahaya rabies melibatkan semua unsur. Seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menjelaskan ciri ciri anjing yang terkena rabies, seperti adanya perubahan perilaku pada HPR, ekornya masuk, berliur, takut cahaya dan lainnya dan kalau terpapar rabies, pemiliknya bisa diserang.

Selain itu, KIE juga melibatkan Dinas Kesehatan, menjelaskan proses penanganan awal pasca digigit Hewan Pembawa Rabies (HPR) dan pemberian vaksin bagi korban gigitan HPR.

Kadis Nakeswan juga menyebut, bahwa selama melaksanakan Koordinasi Informasi Edukasi (KIE) di beberapa wilayah zona merah rabies, respon masyarakat sangat baik. Bahkan, ada beberapa Desa akan membuat Perdes tentang bahaya rabies dan masyarakat sepakat membuat jadwal mengawasi anjing liar masuk ke desa-desa.

    “Masyarakat Dompu paham bahwa permasalahan rabies saat ini merupakan persoalan kantibmas yang harus diberantas bersama, “ungkapnya seraya menambahkan, bahwa sejumlah wilayah zona merah rabies di Dompu yakni, kelurahan Bada, Potu, Kandai 1, Kareke, Dorobara, Mbawi, (Kecamatan Dompu) Kelurahan Simpasai dan Rababaka (Kecamatan Woja) Desa marada, Hu’u dan Adu (Kecamatan Hu’u).(TS/RF)

Satu tanggapan untuk “Disnakeswan Dompu Gencar Laksanakan KIE di wilayah Zona Merah Rabies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com