“HUT Dompu ke 204″Bupati Dompu: Bentuk Pemerintahan Kabupaten Dompu Telah Melewati Sejarah Yang Panjang

DOMPU,TRIBUN

    Bupati Dompu, Drs, H Bambang M Yasin., mengatakan, bentuk pemerintahan kabupaten Dompu telah melewati sejarah yang panjang. Dimulai dalam bentuk kerajaan/kesultanan, swaparaja dan sekarang menjadi kabupaten Dompu. Dalam beragam bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh Sultan maupun Bupati dinamika kehidupan masyarakat Dompu bergerak sangat dinamis, sehingga sejarah mencatat bahwa berbeda Bupati berbeda pula gaya dan cerita.

    Demikian disampaikan Bupati Dompu dalam sambutanya pada acara hari jadi kabupaten Dompu ke 204 tahun 2019, di lapangan beringin Dompu, Senin (22/4/2019). Dikatakanya, diusia Dompu yang ke 204 yang dihitung sejak tambora meletus tahun 1815, penetapan hari jadi ini, tentunya telah didasari dengan penelitian yang sangat serius oleh para ahli budaya dan ahli sejarah.

    “Sejarah panjang dan nama besar Dompu telah harum jauh sebelum sumpah palapa gajah mada tahun 1336 M. Kerajaan majapahit punya alasan yang kuat sehingga harus memasukan kerajaan Dompo salah satu wilayah yang harus ditundukan, “kata Bupati.

    Cerita ini menjadi tugas kita semua sebagai warga bangsa dan daerah yang dijaman millenial ini yang dikenal dengan memberending atau membuat merk untuk membangun imeg, “imeg satu daerah akan sangat bergantung pada bagaimana pemimpin daerah dan seluruh komponen masyarakatnya memainkan peran masing-masing dalam kehidupan masyarakat kita di Dompu, “terangnya.

    Bupati menambahkan, ditengah perubahan orientasi masyarakat yang cepat, kita harus semakin cepat dan tepat membangun sistim pemerintahan yang semakin responsif, kita masih harus bekerja lebih cepat untuk menangani masalah  kemiskinan, pendidikan dan lingkungan hidup perubahan ekosistim mempengaruhi daya tahan masyarakat terhadap serangan penyakit, informasi dan budaya.

    “Seperti saat ini kita masih harus bekerja menangani masalah stunting, rabies dan kualitas generasi kita terhadap pengaruh narkoba, informasi dan gaya hidup, “ujarnya.

    Lanjutnya, kita memang telah bekerja bersama, tetapi pekerjaan kita belum selesai. Untuk itulah hari ini kita bertemu untuk menyatukan persepsi, menyatukan kekuatan dan menyatukan langkah untuk memberdayakan sebagai sumber daya dalam rangka mencapai masyarakat Dompu yang mandiri dan religius, yaitu masyarakat yang kemampuan dan kapasitasnya menjadi orang yang dapat berdiri tegak diatas kemampuan sendiri.

    Pantauan media ini, upacara HUT Dompu ke 204 tahun 2019 dihadiri pimpinan kepala daerah di Provinsi NTB. Hadir juga Dandim 1614/Dompu, Kapolres Dompu, Kajari Dompu, Ketua PN Dompu, Ketua MUI Dompu, pimpinan OPD lingkup Pemkab Dompu, ASN Lingkup Pemkab Dompu, Toga dan Toma Dompu, Camat dan kepala Desa se Dompu.

    Usai pelaksanaan HUT Dompu, dilanjutkan dengan parade Drumband Nggahi Rawi Pahu serta jiarah ke makam pahlawan Dompu di Desa Lepadi Kecamatan Pajo.(ADV/KOMINFO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com