Dinas Kominfo Mulai Mendata Media Massa Lokal Cetak dan Online di Dompu

DOMPU,TRIBUN

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu mulai mendata media massa lokal baik yang cetak maupun yang online di Kabupaten Dompu. Pendataan atau verifikasi media ini untuk memastikan komitmen media dalam menegakan profesionalitas dan perlindungan terhadap wartawan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dompu, Ir, Fakhrudin. A, Wahab,M.Si dalam surat resmi yang ditujukan ke beberapa organisasi wartawan di Dompu, meminta data status media massa yang sudah berbadan hukum dan status wartawan yang sudah bersertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Permintaan data status media massa berbadan hukum dan wartawan bersertifikat UKW dilakukan, karena melihat berkembangnya media massa lokal baik yang cetak maupun online di Bumi Nggahi Rawi Pahu. Pun, pendataan media-media ini untuk memastikan media menegakan kode etik jurnalistik dalam memastikan pemberitaan bisa dipercaya masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Dompu, M Rifai SH., mengapresiasi pendataan status media massa berbadan hukum dan wartawan bersertifikat UKW. Dijelaskannya, dalam peraturan dewan pers No. 1/peraturan-DP/II/2010 tentang standar kompetensi wartawan dewan pers disebutkan, bahwa diperlukan standar untuk dapat menilai profesional wartawan.

“Perusahaan pers profesional harus menjalankan dan menghasilkan jurnalisme profesional. Dalam arti, perusahaan pers tersebut sehat, baik sehat industrinya maupun produk wartawannya,”kata dia.

Menurutnya, saat ini banyak sekali media massa dan wartawan yang masih dipertanyakan keprofesionalannya. Hal itu karena mereka berkerja tidak mengacu pada kaidah jurnalistik dan kode etik yang diatur dalam Undang-Undang Pers.

“Keberadaan mereka berimbas pada degradasi terhadap fungsi dan tugas wartawan yang sebenarnya sangat mulia, “ungkap pria yang juga menjabat sebagai Pimpinan Redaksi koran Amanat ini. 

Untuk memujudkan wartawan yang profesional, Dewan Pers mengharuskan wartawan yang bekerja di perusahaan pers berbadan hukum memiliki sertifikat dengan mengikuti uji kompetensi wartwan (UKW).

“PWI merupakan asosiasi terbanyak yang sudah menggelar UKW dan diakui Dewan Pers. Untuk PWI Dompu sendiri sudah menggelar UKW bagi wartawanya dengan jumlah wartawan yang tersertifikasi mencapai 10 orang,”katanya.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com