Direktur SDM dan Hukum PT.Pegadaian Meresmikan Bank Sampah di Dompu

DOMPU,TRIBUN

PT. Pegadaian (Persero) meresmikan Bank Sampah The Gade Clean and Gold di Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu. Peresmian dilakukan langsung Direktur SDM dan Hukum PT. Pegadaian Moh. Edi Isdwiarto ST, MM serta Bupati Dompu, Drs. H Bambang M. Yasin, Kamis (29/11/2018).

Selain Direktur SDM dan Hukum PT. Pegadaian Moh. Edi Isdwiarto ST, MM, hadir pula Pimpinan Wilayah PT. Pegadaian Bali/ Nusa Tenggara, Nuril Islamiyah, SE.MM, Pimpinan Pegadaian Cabang Dompu, pimpinan OPD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua MUI Dompu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Komunitas Kampung kreatif Dorotangga, Komunitas Sarangge, We Save serta ratusan warga masyarakat.

Direktur SDM dan Hukum PT. Pegadian (Persero), Moh. Edi Isdwiarto ST, MM menyampaikan, bahwa persoalan sampah di hampir semua pedesaan maupun perkotaan yang ada tidak akan pernah kunjung usai. Menurut dia, hal itu terjadi karena semakin tingginya tingkat kepadatan penduduk yang berdampak pada jumlah konsumsi masyarakat yang semakin tinggi.

Edi Isdwiarto juga menyebutkan, bahwa lahan yang dijadikan tempat menampung sisa komsumsi juga sangat terbatas, dan persoalan pun semakin bertambah bahwa ternyata sampah konsumsi warga banyak yang tidak mudah terurai, terutama sampah plastic. Dengan semakin menumpuknya sampah plastic maka akan menimbulkan pencemaran yang sangat serius.

Kondisi ini kata dia, sudah mulai disadari oleh sebagian warga masyarakat dengan menumbuhkan upaya pengurangan dampak sampah plastik. “Kantong plastik akan mulai terurai paling tidak selama lebih dari 20 tahun di dalam tanah, dan jika kantong plastik itu berada di air, makan akan lebih sulit lagi terurai,” katanya.

Berangkat dari persolan tersebut, maka dihadirkanya Bank Sampah The Gade Clean dan Gold ini, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta peduli terhadap lingkungan akan semakin meningkat. “Semoga program sampah menjadi emas yang direncenakan bersama dengan pemerintah dapat mencapai hasil yang maksimal,”ujarnya.

Lebih jauh Edi mejelaskan, program The Gade Clean dan Gold serta Pemberian CSR di wilayah Kabupaten Dompu merupakan wujud nyata kepedulian PT. Pegadian. Ia juga menegaskan, bahwa kehadiran BUMN adalah semata-mata hadir untuk negeri dalam memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik itu dalam sektor ekonomi maupun lingkungan.

Edi juga sangat berharap nantinya Dompu bisa dijadikan contoh oleh Daerah-daerah lain agar sadar akan lingkungan yang bersih. “Kami juga memberikan pembekalan tentang mengumpulkan dan mengolah sampah yang selanjutnya di konversilkan menjadi tabungan emas. Dengan adannya Bank Sampah di Dompu, pegadian hadir dengan program bersih bersih lingkungan The Gade Clean dan Gold,Red,” ujarnya.

Sebagai sarana penunjang Bank Sampah The Gade Clean & Gold, PT. Pegadaian menyerahkan satu unit Bangunan Bank Sampah induk beserta sarana timbangan dan mesin pencacah plastik kepada pihak pengelola yayasan WeSave Dompu. Selain itu, diberikan juga 3 unit kendaraan operasional roda tiga serta satu unit laptop dan Printer untuk kemudahan dalam administrasi.

“Dalam persiapan berbagai sarana penunjang tersebut, diberikan bantuan anggaran sebesar Rp. 156.050.000,-. Dan untuk bagunan fisik, mulai dari awal diberikan bantuan sebesar RP 90 Juta,” ungkap Edi.

Pada kegiatan The Gade Clean & Gold tersebut, PT. Pegadaian juga memberikan bantuan anggaran kepada beberapa komunitas yang digunakan untuk kegiatan kebersihan lingkungan, diantaranya komunitas pemuda sarangge Kelurahan Bali satu sebesar RP 20.500.000,- serta pemuda kampung kreatif Kelurahan Dorotangga sebesar Rp.43.840.000,-.

Selain itu, melalui dana CSR, juga diberikan anggaran untuk pembangunan Pura Agung Setya Dharma Kabupaten Dompu dan bantuan bibit okulasi di Hutan Tambora masing-masing sebesar Rp. 30.000.000,-.

”Secara total, pegadian telah memberikan bantuan terkait Bank Sampah dan CSR di Dompu yakni sebesar Rp. 370.390.000,-. Dengan program The Gade Clean & Gold ini diharapkan banyak memberikan manfaat ke masyarakat setempat karena mereka dapat memanfaatkan sampah menjadi tabungan emas,” pintanya.

Sementara itu Bupati Dompu Drs. H Bambang M Yasin, sangat mengapresiasi program Bank Sampah The Gade Clean & Gold tersebut. Mewakili Pemerintah, Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT. Pegadaian yang telah membuka ruang bisnis yang sangat luar biasa bagi masyarakat Dompu.

Bupati berharap, hadirnya Bank sampah ini bisa memotivasi masyarakat Dompu untuk meningkatkan pendapatan ekonominya.

“Saya sengat bangga, PT. Pegadaian bisa memulai Bank Sampah di Dompu, dan ini merupakan yang pertama di wilayah Bali, Nusa Tenggara. Semoga kehadiran Bank sampah ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ungkap Bupati dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan bahwa kehadiran PT. Pegadaian dalam memberikan inisiatif untuk pengembangan Bank Sampah tersebut merupakan salah satu wujud dari tanggung jawab sosial atau yang lebih dikenal dengan CSR.

“Mungkin bagi kita orang dompu, mengumpulkan sampah bukan sesuatu yang menyenangkan. Mudah-mudahan, dengan bisnis Bank Sampah ini bisa membuka pola pikir kita, terutama anak-anak kita bahwa sepanjang yang kita kerjakan halal, itu adalah sesuatu yang sangat membanggakan, mau kumpulin ataupun muat sampah yang penting memghasilkan uang halal,” ujarnya.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com