“Aturanya Sulit Diterapkan” Disnakeswan Akan Revisi Perda Tentang Pemeliharaan Dan Pengembalaan Ternak

DOMPU,TRIBUN

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Dompu akan merevisi Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang pemeliharaan dan pengembalaan ternak di Kabupaten Dompu. Pasalnya, aturan di Perda tersebut dinilai sulit untuk diterapkan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Dompu, Ir, Zainal Arifin M.Si ditemui dikantornya, Selasa (18/9/2018) mengatakan, masing-masing daerah mempunyai peraturan daerah  yang mengatur tentang penertiban pemeliharaan hewan ternak dimaksud.

Di Kabupaten Dompu, ada beberapa aitem dan regulasi perda tentang pemeliharaan dan pengembalaan ternak direvisi karena aturanya sulit diterapkan, seperti persoalan siapa yang akan memelihara ternak, menyiapkan kandang dan pakan ternak. “Beberepa regulasi itu yang akan direvisi, “Ujarnya.

Dijelaskanya, dalam peraturan daerah tersebut telah diatur secara jelas tentang kewajiban dan larangan bagi peternak dimana peternak wajib menjaga dan memelihara hewan ternaknya, menyediakan kandang, mengembalakan dan mengandangkan.

“Larangan dimaksud yaitu, peternak dilarang melepas hewan ternak pada lahan perkarangan rumah, perkarangan kantor dan di jalan. “Tukasnya.

Lanjutnya, adapun hewan ternak yang berkeliaran dapat dilakukan penyitaan oleh petugas pelaksana penertiban, kemudian ternak yang disita ditangani dengan baik oleh pelaksana penertiban serta dapat dilakukan lelang jika dalam waktu tertentu peternak belum melakukan penebusan terhadap ternaknya sesuai dengan perda tersebut.

Adapun penetapan sanksi atau hukuman yang diberikan kepada peternak yang tidak mengindahkan Peraturan daerah, tidak hanya denda namun juga teguran dan penyitaan terhadap hewan ternak.

Dikatakan, penertiban hewan peliharaan tersebut dilakukan oleh satpol PP, dimana satpol PP juga dapat berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pelaksanaan penertiban. Sementara tugas teknis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan hanya melakukan pengawasan ternak yang sudah ditangkap. Setelah ternak ditangkap tugas Dinaskewan melakukan pengawasan setiap saat sebelum diambil pemiliknya.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com