Kapolres Dompu, Kami Kesulitan Usut Kasus Dugaan Pemukulan Karena Korban Tidak Kooperatif

DOMPU,TRIBUN

Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo SIK,MIK mengatakan, pihaknya kesulitan memproses kasus dugaan pemukulan kader HMI Dompu oleh anggota Polres Dompu karena korban tidak kooperatif melaporkan kasus tersebut.

“Bagaimana penyidik bisa melakukan penyelidikan kasus dugaan pemukulan itu, sementara korban tiga kali dipanggil tidak hadir, “Kata Kapolres didepan masa HMI Dompu yang melakukan aksi unjukrasa di depan Mako Polres Dompu, Rabu (25/7/2018) kemarin.

Kapolres juga mengatakan, pihaknya telah melanggar SOP atas kasus tersebut, lantaran korban tidak kooperatif. “Karena ingin kasusnya cepat selesai diproses, sampai-sampai kami harus melanggar SOP dimaksud, “Tukasnya.

Dijelaskanya, seharusnya dalam SOP terlapor kami lakukan proses pemeriksaan terakhir, tapi SOP itu kami langgar, terlapor justru kami proses awal sementara korban dan saksi-saksi belum diperiksa.

Terkait tuntutan masa HMI agar kepolisian segera memproses kasus dugaan pemukulan, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya siap menunggu korban untuk melaporkan kasus tersebut. “Kami siap memprosesnya, tapi kami minta teman-teman HMI kooperatif untuk melaporkan kasus dimaksud, “Ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, belasan orang mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Dompu menggelar aksi unjuk rasa di depan Mako Polres Dompu, Senin (23/7/2018) lalu. Mereka mendesak Polres menindak tegas dan melakukan proses hukum terhadap oknum polisi yang diduga telah memukul kader HMI bernama Arif Wahyudin, Jum’at (20/7/2018) malam lalu saat mengendarai sepeda motor.

Menurut versi HMI,  oknum anggota Polres Dompu terduga pelaku pemukulan sampai sekarang belum ada kejelasan bagaimana tindak lanjut atas kasus dimaksud. Mereka juga menghendaki agar Polres Dompu tidak pilih kasih dalam mengadili anggotanya yang berbuat kriminal.(TS/RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com