Program 2018, Desa Dasan Anyar Beri Bimbingan Dan Pelatihan

SUMBAWA BARAT, TRIBUN

Pemerintah Desa Dasan Anyar Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat, melalui program Da’i Desa Dasan Anyar, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Pelatihan Pengurusan Jenazah. Bertempat di Masjid Jami’ Baiturrahim Desa Dasan Anyar, kegiatan perdana Da’i Desa pada tahun 2018 ini diikuti oleh 18 orang peserta dari perwakilan masing-masing dusun. Selama dua hari kegiatan, 29-30 Januari 2018.

Dalam acara pembukaan yang dihadiri oleh toga toma Desa Dasan Anyar beserta beberapa stakeholder desa, seperti Kepala KUA, Ketua MUI Kecamatan, Kapolsek Jereweh, Ketua BPD dan beberapa instansi lainnya, kepala desa Dasan Anyar, Muhammad Ikhsan dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan perdana Da’i Desa pada tahun 2018 ini.

“Kita sangat bersyukur, Da’i Desa sudah memulai kegiatannya pada awal tahun ini, walaupun dari sisi anggaran kita masih dalam proses, tapi mereka sudah mampu menanggulanginya lebih awal. Hal ini memang sesuai dengan permintaan pemerintah desa, sebab kegiatan ini sebisa mungkin dilaksanakan di awal tahun, mengingat para peserta nantinya akan kita SK-kan dan kita berikan insentif dalam pelaksanaan kegiatannya. Dan kematian tidak bisa kita perkirakan kapan datangnya. Sehingga kami sangat mengapresiasi gebrakan awal Da’i Desa ini, ” sambut Kepala Desa Dasan Anyar Muhammad Ikhsan.

Selain itu, menurut Ikhsan, tahun 2018 ini desa akan menjadi tuan rumah MTQ XIV tingkat kecamatan Jereweh ini, juga mengharapkan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan dengan semaksimal mungkin dan menyerap ilmu yang diberikan oleh para narasumber.  Selanjutnya, kepada peserta yang nantinya akan di-SK-kan oleh pemerintah desa agar tidak melihat insentif sebagai acuan dalam melaksanakan tugasnya. Sebab menurutnya, hak sesama muslim dalam hal ini pengurusan jenazah sesama muslim menjadi sesuatu yang jauh lebih penting dari embel-embel SK dan insentif tersebut.

“Kami dari pemerintah desa tidak ingin embel-embel SK dan instentif yang sudah kami rencanakan akan menjadi tolak ukur dalam melaksanakan tugas nantinya. Akan tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana hak sesama kita selaku muslim harus ditunaikan, dalam hal ini adalah mengurus jenazah warga kita yang mungkin lebih dulu dipanggil oleh Allah SWT” pangkasnya.

Sebelumnya,ketua panitia kegiatan yang sekaligus Koordinator Da’i Desa Dasan Anyar, Fathurrahman Tulus, S.Sos.I, dalam laporannyamenyampaikan bahwa kegiatan ini seyogyanya akan dilaksanakan pada awal Januari, namun berhubung suatu dan lain hal, maka harus mundur sampai akhir Januari. Selain itu, ketua panitia yang sehariannya bertugas sebagai Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama Kecamatan Jereweh ini, mengatakan bahwa kegiatan ini direncanakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan diskusi program keagamaan yang dilaksanakan pada 25 Desember 2017 lalu.

“Kegiatan ini adalahfollow up dari pertemuan pada 25 Desember 2017 lalu di Masjid Al Falah, dimana kami sudah menyusun berbagai kegiatan dalam Program Da’i Desa. Dan salah satunya yang mendesak untuk diselenggarakan adalah Bimbingan dan Pelatihan Pengurusan Jenazah ini. Dalam plan operational yang kami susun, seyogyanya kegiatan ini pada minggu awal januari, namun karena berbenturan dengan kegiatan Harlah Desa Dasan Anyar, maka harus mundur sampai sekarang” ungkapnya.

Tulus, sapaan akrab sang Koordinator Da’i menambahkan, pasca kegiatan diharapkan peserta mampu mengembang tugas dengan baik. Sebab untuk menambah wawasan dan keilmuan mereka, panitia sudah menyiapkan dua orang narasumber yang kualifide di bidangnya. Pertama, Kepala KUA Kecamatan Jereweh, Ust. Muslim, S.Ag, dan yang kedua adalah Ketua MUI Kecamatan Jereweh, Ust. Kaharuddin, SHI., MPd.

Dari evaluasi kegiatan yang dilaksanakan di akhir kegiatan, peserta merasa sangat puas dengan kegiatan pelatihan. Sebab, mereka mendapat tambahan ilmu yang cukup banyak dan bisa dikatakan ‘baru’ bagi sebagaian peserta. Bahkan beberapa warga yang tidak masuk dalam peserta yang telah dipanggil sesuai kuota pelaksanaan kegiatan, juga ikut dalam kegiatan dimaksud.

Ibrahim M. Noh, salah seorang warga dari beberapa warga yang tidak masuk dalam daftar peserta, secara penuh mengikuti kegitan tersebut sampai akhir. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama saya. Sehingga mohon maaf dan terima kasih kepada panitia, walaupun saya tidak masuk sebagai peserta yang dipanggil, tapi diperkenankan mengikuti kegiatan ini” tuturnya.(ts/budi)

Satu tanggapan untuk “Program 2018, Desa Dasan Anyar Beri Bimbingan Dan Pelatihan

  • 01/02/2018 pada 10:40 am
    Permalink

    Salah satu PR BR terbesar para Cagub dan cawagub NTB adalah mengembalikan kondisi dunia pertambangan emas dn tembaga yg ada di Batu hijau sumbawa Ntb yg semakin amburadul systemnya.bukan semakin mensejahtrahkan rakyat apa lagi karyawan yg banyak di PHK.harus di tinjau ulang operator tambangnya karena rakyat lingkar tambang yg sengsara.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com