Hebat..!! Desa dan Kelurahan Ini, Buat Sejarah Baru Bagi NTB

MATARAM, TRIBUN — Hal yang membanggakan sekaligus prestasi jempolan yang mampu menjadi sejarah baru di NTB umumnya, Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat khususnya. Pasalnya, Kelurahan Banjar Kecamatan Ampenan Kota Mataram dan Desa Lingsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat baru-baru ini dinobatkan sebagai desa dan kelurahan terbaik di ajang Lomba Desa dan Keluaran Tingkat Nasional oleh Kementerian Dalam Negeri, Rabu (16/08) lalu.

Lomba yang digelar pada tanggal 10-12 Agustus 2017 itu merupakan ajang tahunan untuk memilih desa atau kelularahan yang memiliki inovasi dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan kementerian dalam negeri, khusus di regional IV. Yakni bersama Provinsi Papua, Maluku dan NTT.

Terpilihnya kedua desa dan kelurahan itu berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri Nomor 410-5638 tahun 2017. Dinobatkannya Kelurahan Banjar dan Desa Lingsar tersebut merupakan sejarah baru bagi Provinsi NTB, mengingat selama ini NTB belum pernah meraih predikat terbaik untuk kelurahan dan desa sekaligus. Bahkan tahun lalu, NTB hanya menempati urutan harapan untuk tingkat nasional.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Catatan Sipil, H. Rusman, selaku ketua Tim Pemilihan Kepala Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi NTB saat itu, menjelaskan Desa Lingsar dan Kelurahan Banjar telah mewakili NTB karena memiliki kelabihan dan keunggulan.

Desa Lingsar misalnya, memiliki sejumlah kelabihan yang menjadikannya desa tersebut sebagai juara tingkat nasional, yaitu memiliki radio konseling remaja, aplikasi system informasi desa dan pelayanan administrasi online, dimana masayakarat dapat mencatak (print) di rumah. Selain itu, Desa Lingsar memiliki inovasi Web desa dengan jumlah pengunjung lebih dari 10.000, serta mengembangkan hot spot/internet gratis.

“Ini sudah melalui seleksi yang ketat di tingkat provinsi. Sehingga layak desa ini menjadi juara di tingkat nasional,” jelas Rusman yang saat ini menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB.

Untuk kelurahan, Banjar layak menjadi juara tingkat nasional mengingat keluaran ini sudah memiliki iovasi yang belum dimiliki oleh kelurahan lain. Yakni, kelurahan ini mengembangkan system aplikasi yang dikenal Sistem Informasi Manajemen Keluaran (SIMKEL) yang dapat mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Banjar juga memiliki program Ini Baru Banjar (IBRA) sebagai wadah yang dapat diimplementasikan dalam sebuah komunitas untuk peduli lingkungan dan kebersihan. System ini juga menyedikan kursus Bahasa Inggris gratis bagi pemuda.

Selain itu sambung Rusman, Keluaran Banjar juga mengenmbangkan program LIBRA (Lumbung Informasi Bagi Warga) yang merupakan komunitas atau wadah masyarakat dengan membentuk rumah baca. Komunitas ini bertujuan sebagai wadah untuk menkreasi sampah dan wadah pendidikan non formal. “Kelurahan Banjar memiliki keunikan, dengan sampah mereka bisa juara nasional,” tuturnya.

Kelurahan Banjar saat ini menjadi pusat bank sampah Provinsi NTB, atau yang dikenal Bank Sampah NTB Mandiri. Komunitas ini memiliki peran untuk memilih dan memilah sampah organic dan non organic yang kemudian diolah menjadi barang yang bernilai jual.

Dengan prestasi tersebut, Desa Lingsar dan Kelurahan Banjar mendapat hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar 50 juta dari Kementerian Dalam Negeri. “Prestasi ini, menjadi motivasi bagi desa dan kelurahan lain di NTB untuk berionvasi membangun desa dan kelurahan,” tutupnya. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com