HM Syafruddin Minta Warga Lunyuk Jadikan 4 Pilar Kebangsaan Sebagai Pijakan

SUMBAWA BESAR, TRIBUN — Sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang diselenggarakan di daerah selatan Kabupaten Sumbawa tepatnya
di Padasuka, Kecamatan Lunyuk belum lama ini yang diselenggarakan oleh Anggota MPR H. Muhammad Syafruddin ST MM berjalan sukses dan dibanjiri oleh masyarakat Kecamatan Lunyuk.

Dalam sosialisasi tersebut Muhammad Syafruddin, yang juga Anggota DPR-RI Dapil NTB menyampaikan, agar dalam berbangsa dan bernegara setiap warga negara hendaknya menjadikan 4 pilar kebangsaan sebagai pijakan dalam melaksanakan kehidupan sehari- hari.

Dijelaskan Rudy Mbojo-sapaan akrabnya, dalam 4 pilar, terdapat pilar pertama yakni pancasila dan pancasila yang merupakan dasar negara yang merupakan ideologi bangsa, jelas mengatur tentang nilai berkebangsaan dasar bernegara serta kerukunan sebagai warga negara.

“Kalau kita paham pancasila
tidak akan ada muncul radikal, teror serta paham-paham lain yang dapat mengganggu stabilitas negara ini,” tukasnya.

Kemudian pilar kedua yakni UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang merupakan konstitusi negara serta ketetapan MPR artinya segala urusan warga mulai dari membuka mata mata hingga menutup mata diatur dan di rem oleh undang- undang dengan tujuan untuk mencapai keadilan dan kemakmuran bagi seluruh warga negara.

“UUD Negara Republik Indonesia 1945 ini telah 4 kali amandemen yakni tahun 1999, tahun 2000, tahun 2001 dan tahun 2002 dengan maksud menambah atau merubah dan disesuaikan dengan kondisi bangsa saat ini,” jelasnya dihadapan ratusan peserta sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

Selanjutnya, ia juga menjelaskan pilar ketiga yakni NKRI yang merupakan bentuk negara disebutkan, NKRI dalam istilah telah dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 1 dan ketentuannya disebutkan dalam pasal 18ayat1.

“Apa itu NKRI dan bagian- bagian dari NKRI
disebutkan dijelaskan dalam dua pasa; tersebut,” tuturnya.

Terakhir, putra kelahiran Mbojo ini juga menjelaskan pilar keempat yakni bhineka tunggal ika yang merupakan semboyan negara hendak dijadikan sebagai acuan untuk membangun negeri dengan perbedaan tentu dengan nilai persaudaraan dan hendaknya dijadikan sebagai semangat agar tujuan dan
cita- cita bangsa tercapai dengan cepat.

“Saya secara khusus meminta kepada masyarakat di Lunyuk agar 4 pilar kebangsaan dapat dijadikan pijakan membangun negeri,” harap HM Syafruddin.

Sementara itu, Mahdi-Kepala Desa Padasuka, mengaku senang dengan kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dilakukan oleh H Muhammad Syafruddin-Anggota MPR sekalgus anggota DPR-RI dari Fraksi PAN, sebab dengan sosialisi tersebut pengetahun masyarakat Lunyuk khususnya masyarakat desa Padasuka memiliki tambahan dan wawasan tentang kebangsaan dalam 4 pilar
kebangsaan yang selama ini oleh masyarakat hanya menafsi- nafsi saja tentang nilai kebangsaan.

“Optimis saya banyak manfaatnya kegiatan ini untuk masyarakat Padasuka, sebab banyak sekali pengetahuan kebangsaan yang dapat diserap oleh masyarakat khususnya mengenai nilai- nilai kebangsaan,” kata Kepala Desa Padasuka.

Ia meminta agar kegiatan seperti ini terus digalakkan mengingat kondisi bangsa dan nilai- nilai kebangsaan semaki tergerus akibat pemahaman dari nilai kebangsaan berkurang, karakter semakin melemah dan kesadaran masyarakat akan semangat berkebangsaan semakin kendor. (Ism)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com