Ooh..! Ternyata Ini Maksud TGB ke Jombang

JOMBANG, TRIBUN — Guna memperkuat ukhuwah islamiah dan mengukuhkan tali persaudaraan diantara sesama anak bangsa, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB), melanjutkan silahturrahmi ke pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, Jawa Timur. Kunjungan silaturahimnya di Ponpes ini, sejatinya merupakan akhir dari lawatannya selama dua hari di Provinsi Jatim. Hal itu tak lain untuk memenuhi undangan silaturahim dari Pimpinan Ponpes Bahrul Ulum dan juga Para Ulama diwayah tersebut. Jauh sebelumnya, telah terjalin hubungan yang erat dengan pendiri Ponpes Bahrul Ulum Jombang.

Dimana KH. Abdul Wahab Chasbullah sebagai pendiri Ponpes Bahrul Ulum memiliki hubungan satu mazhab dengan Almagfurullah Maulana Syeikh Zaenuddin Abdul Majid, kakek dari TGB.  Karenanya, kunjungan silaturahim TGB kali ini dirasakan sebagai wujud kerinduan yang mendalam demi ukhuwah dan keberlanjutan hubungan persaudaraan tersebut.

Setibanya di Jombang, TGB langsung menuju kediaman keluarga KH. Wahab Chasbullah almagfurullah untuk silaturahim dilanjutkan dengan ziarah ke makam pendiri Ponpes tersebut. Saat itu kehadiran TGB disambut Ketua Majelis Pengasuh Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, KH. Hasim Wahab bersama ratusan santri, yang telah menanti kedatangan Gubernur Al Hafiz ini untuk melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Tahfudzul Qur’an Wahab Chasbullah Bahrul Ulum. Ponpes ini dibangun khusus untuk cabang ilmu tahfiz, yang lokasinya masih dalam komplek Ponpes Bahrul Ulum.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Pengasuh Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Jombang mengakui TGB sebagai keluarga dari pendiri Ponpes tersebut. Dengan penuh kebahagiaan, Ia menjelaskan di hadapan para santri dan jama’ah yang hadir saat itu, bahwa mazhab pendiri ponpes Bahrul Ulum adalah sama dengan mazhab Almagfurullah Maulana Syeikh Zaenuddin Abdul Majid. Sehingga kehadiran TGB di tengah para santri merupakan bagian dari keluarga besar pendiri ponpes tersebut. Selanjutnya, TGB beserta pengasuh ponpes itu melakukan ziarah ke makam Pendiri Ponpes Bahrul Ulum, KH. Abdul Wahab Hasbullah.

Menanggapi sambutan hangat tersebut, saat itu TGB menyampaikan kebahagiaannya disertai rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan dan segenap pengurus Ponpes Bahrul Ulum, yang telah mengundangnya, sekaligus diberi kesempatan dan keberkahan untuk bersama-sama dapat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes untuk cabang ilmu Tahfizd tersebut.

Ia menjelaskan kehadirannya murni dalam rangka silahturrahmi untuk memperkuat ukhuwah Islamiah dan memperkokoh rasa persaudaraan diantara sesama muslim. Terlebih pendiri Ponpes Bahrul Ulum Almagfurullah KH. Wahab Hasbullah satu mazhab dengan Almagfurullah Maulana Seikh KH.  Zaenuddin Abdul Majid pendiri Nahdlatul Wathan.

Untuk diketahui, sebelum melanjutkan lawatannya dari Kota Surabaya ke Jombang, Gubernur TGB bersama rombongan  menunaikan Sholat subuh berjama’ah di masjid Al Falah, Jl. Raya Darmo Marmoyo, Kota Surabaya. Dalam tausiyahnya usai sholat, TGB mangajak seluruh anak bangsa, khususnya umat Islam untuk senantiasa menjaga silaturahmi serta memperkuat rasa persaudaraan sebagai wujud kecintaan kepada tanah air Indonesia. “Merawat persaudaraan merupakan bentuk konkrit menghargai jasa para pahlawan yang telah bersusah payah memperjuangkan kemerdekaan bangsa kita,” tuturnya.

Di hadapan para jama’ah yang hadir TGB menguraikan bahwa salah satu hal yang baik dan bernilai ibadah adalah menjalani proses kehidupan dengan rendah hati. Menurutnya, keberhasilan yang  diraih oleh seseorang, sesungguhnya bukan hanya berasal dari kekuatan sendiri melainkan karena karunia dari Allah SWT. Karena itu, TGB mengajak seluruh jama’ah untuk senantiasa bersyukur atas apa yang diraih dan didapat selama ini. Salah satu cara bersyukur yakni dengan selalu belajar. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com